Kehadiran LPK ASRA, Bantu Siwa Kerja di Jepang

ciamiszone.id :

CIAMIS,- Setelah mempersiapkan dengan matang selama 6 bulan, Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) ASRA resmi dibuka Bupati Ciamis diwakili Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy di Jelat, Baregbeg Ciamis, tepatnya di sebrang Rumah Makan Mulyasari, Senin (12/01/2026).

LPK ASRA merupakan lembaga yang bertujuan mencetak putra putri bangsa yang ingin berangkat ke Jepang yang para siswanya akan menempuh pembelajaran khususnya Bahasa Jepang selama kurang lebih 3-6 bulan sebelum diberangkatkan ke Jepang.

Ketua Yayasan Asra Bakti Maritim, H Asep Rahmat, SH, MM mengatakan, pembelajaran akan segera ditindaklanjuti dengan balai latihan kerja secara mandiri.

Asep berharap, pemerintah dapat memanfaatkan momen yang tepat ini agar bisa membuka ruang bagi anak-anak yang ingin mengubah dan memperbaiki masa depan yang lebih baik.

"Ini adalah peluang dan jangan disia-siakan, mari bersama-sama untuk berkolaborasi memberikan ruang kesempatan kepada anak-anak kita khususnya tenaga kerja produktif untuk tidak hanya meratapi di sini saja tapi ayo kita bersama-sama untuk menatap dunia," katanya.

Sementara Direktur LPK ASRA, Iing Mustain, M.Pd mengaku setelah diresmikannya LPK ASRA akan fokus melakukan kegiatan pembelajaran Bahasa Jepang dan mempersiapkan pemberangkatan gelombang 1 bulan April mendatang.

"Kita targetkan dalam waktu tiga bulan sudah menguasai bahasanya untuk bisa berangkat sesi gelombang pertama bulan April nanti," kata Iing.

Untuk pemberangkatannya menyesuaikan dengan kemampuan anak, dan pihaknya menargetkan pemberangkatan gelombang pertama sebanyak 50 orang.

Menurutnya, untuk tenaga pendidik LPK ASRA bekerjasama dengan Yayasan Amal Intisani dari Bandung, pihaknya juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota di Jepang yang nantinya akan disalurkan ke tempat yang sudah ditunjuk pemerintah.

"Ini programnya beasiswa pemerintah, nantinya pemerintah bekerja sama dengan perguruan tinggi atau sekolah tertentu yang sudah ada beasiswanya, jadi sudah ditunjuk dan tidak mencari lagi," katanya.

Untuk dua tahun pertama di Jepang, anak akan fokus pendidikan Bahasa Jepang lalu setelah itu akan menandatangani kontrak bersama pemerintah disana.

"Kalau mereka sudah pendidikan, lalu kontrak dan nantinya akan disalurkan. Jadi ada beasiswa dua tahun kemudian mereka disalurkan langsung kontrak kerja dan tidak boleh pulang, jika ditotalkan dua tahun pembelajaran lalu kontrak lima tahun, sekitar tujuh tahun mereka disana," jelasnya.

Iing juga mengakui, pihaknya akan bekerjasama dengan sekolah-sekolah untuk mencari siswa-siswi yang ingin bekerja di Jepang.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy mengapresiasi dibukanya LPK ASRA di Ciamis, karena kehadirannya merupakan langkah strategis dan menjadi mitra startegis dalam menyiapkan SDM yang kompetitif.

“Keberadaan LPK ASRA ini sangat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan membantu menyalurkan tenaga kerja sesuai dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan melalui peningkatan kualitas tenaga kerja,” katanya.

Diharapkan, kedepannya LPK ASRA ini mampu menjadi pusat pelatihan kerja yang relevan, berkualitas dan berkelanjutan. (EDA)*


Post a Comment

1 Comments