ciamiszone.id :
CIAMIS,-
Salahseorang siswi SMA Negeri 3 Ciamis menjadi korban pelemparan batu yang
menyebabkan bibirnya robek hingga berlumuran darah, dan hampir terjadi tawuran di
Halaman Kampus SMAN 3 Ciamis, Selasa (25/11/2025) malam.
Hal
itu diduga terjadi dari dampak pertandingan semi final basket antara tim SMAN 3
Ciamis melawan tim SMKN 2 Ciamis dalam turnamen antar pelajar Sport Festival
Championship (SFC) Basketball kerjasama SFC dengan STIKes Muhamadiyah Ciamis di
Gelanggang Galuh Taruna (GGT) Selasa (25/11/2025).
Pertandingan
yang berjalan dengan intensitas tinggi itu, mendapat dukungan kedua suporter
yang saling melakukan psywar. Hasilnya berakhir dengan kemenangan SMAN 3 Ciamis
dengan skor 34-10.
Diduga
merasa tidak puas dengan hasil pertandingan, sepulang dari GGT, lima orang
diduga pendukung Tim SMKN 2 Ciamis dengan mengendarai dua motor mengejar salah
seorang pendukung tim SMAN 3 Ciamis yang dalam perjalanan pulang mengendarai
motor.
Persis
di Jalan Ahmad Dahlan selepas STIKes Muhamadiyah (kawasan Karanggedang) motor
yang dikendarai Salma Kelas X SMAN 3 disalip dua motor dengan 5 penumpang yang
salah seorang dari mereka melempar batu ke arah Salma dan pergi meninggalkan
korban.
Akibatnya,
wajah korban berlumuran darah dari bibir dan hidung, namun berusaha pulang
sampai ke rumahnya.
“Meskipun
darah bercucuran disepanjang jalan, saya paksakan pulang ke rumah. Saya yakin
mereka siswa SMKN 2 Ciamis karena baju yang dikenakannya bertuliskan GLORY XTM
yang identik dengan SMKN 2 Ciamis,” kata Salma.
Dalam
waktu bersamaan di Halaman SMAN 3 Ciamis yang merupakan tempat titik kumpul
pendukung sepulang bertanding hampir terjadi tawuran, karena siswa SMKN 2
Ciamis diduga akan melakukan penyerangan dengan cara masuk ke halaman SMA lalu
memancing-,mancing agar para siswa keluar.
Terjadi
kegaduhan di sekitar halaman SMA mengakibatkan sejumlah warga penasaran ingin
tahu ada apa di SMA, hingga warga sekitar pun keluar memastikan.
Ternyata
ada satu kendaraan berbonceng dua yang diduga merupakan siswa SMK 2 yang masuk
ke halaman kampus SMAN 3 Ciamis diduga memancing para siswa keluar.
Tidak
lama berselang, kembali datang 2 motor yang menantang siswa SMAN 3, namun aksi
tersebut diketahui warga dan para siswa didampingi gurunya keluar, karena
merasa kalah jumlah siswa SMKN yang akan melakukan “penyerangan” pun malah
kabur ke arah barat SMAN 3. Mereka justru dikejar oleh gurunya sendiri, namun
dalam pengejaran justru mereka berhasil melumpuhkan sang guru hingga kendaraan
gurunya terjatuh.
Hal
tersebut diungkapkan salah seorang warga setempat Andri, yang berada di lokasi
kejadian, bahkan dirinya sempat ditantang oleh siswa untuk berkelahi.
"Saya
sangat menyayangkan atas kejadian ini, tentu ini sangat tidak layak untuk
ditiru, apalagi dengan menantang sampai masuk ke sekolah, bahkan mereka sampai
menghiraukan guru mereka sendiri," katanya.
Menyikapi
hal itu, salah seorang guru SMAN 3 Ciamis, Rusna Apriatna menyayangkan atas
terjadinya pelemparan hingga menyebabkan luka terhadap siswinya, apalagi sampai
menantang masuk ke halaman sekolahnya.
“Kami
dari lembaga sekolah sangat prihatin ada siswi kami yang menjadi korban, tentu
kami sangat peduli dan empati. Tapi kami juga tidak akan tinggal diam, kami
akan berdiskusi dengan IGORA dan MGMP juga KCD Wil XIII menyikapi masalah yang
terjadi ini,” katanya Rabu (26/11/2025).
Sementara
pihak SMKN 2 Ciamis tidak pro aktif terhadap media, karena saat sejumlah
wartawan mengunjungi kampusnya untuk klarifikasi, tidak ada satu pun guru yang
mau menghadapi, malah melakukan pembiaran selama hamper satu jam.
“Sebelumnya
kami disambut ramah oleh seorang guru dan mempersilahkan duduk di ruang tunggu,
dan sang guru pun akan menyampaikan kedatangan kami kepada pihak yang berwenang
(Kepala sekolah atau pun Wakasek), tapi ditunggu sampai hampir satu jam si guru
tadi menghilang entah kemana, kami pun sepakat meninggalkan kampus SMKN 2
Ciamis,” kata salah seorang wartawan. (EDA)




213 Comments
hoax
ReplyDeleteHoak
Deleteberita hoax
DeleteHOAX, berita memperkeruh!!!!
ReplyDeletemohon maaf sebelumnya saya ingin menyampaikan dan mengkritik berita ini karna berita ini tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya, dari kejadian SALMA (siswi sman 3 ciamis) yang “katanya” dilemparkan batu di STIKES MUHAMADIYAH. Setelah pertandingan, seluruh suporter dari sma 3 ciamis di bubarkan terlebih dahulu dan di clear area di kawasan ggt. suporter smkn 2 ciamis di tahan di dalam ggt, setelah menunggu lama seluruh suporter sma 3 ciamis tidak berada di kawasan ggt, suporter dari smkn 2 ciamis pun keluar dari gor ggt, dan suporter pun tidak langsung bubar karna di luar pun (area parkir) tidak boleh dulu pulang, hampir 30 menit pun seluruh suporter smkn 2 ciamis pulang berbarengan karena di clear area, dan tidak ada kejadian pelemparan batu. pertanyaan nya, jam berapa korban di lempar batu?, kenapa bisa menyimpulkan bahwa itu adalah suporter dari smkn 2 ciamis? sedangkan seluruh suporter smkn 2 ciamis bubar berbarengan. banyak kejanggalan dari berita ini yang tidak sesuai faktanya.
ReplyDeletengejelekin sekolah bagus ma gabakal kerasa apa apa
Deletebenar
DeleteBUKTI PELEMPARAN BATU BELUM JELAS!!!JANGAN MEMPERKERUH SUASANA!!
ReplyDeleteBUKTI SUDAH ADA, KORBAN SAMPAI BERLUMURAN DARAH DI AREA MULU, MAU NGELES GIMANA LAGI?
DeleteTANYA SAKSI SEKITAR LOKASI?
DeleteBUKTI PELEMPARAN BELUM KUAT, JANGAN MEMPERKERUH SUASANA!
ReplyDeletehoax
ReplyDeleteberita hoax
ReplyDeleteINI KELALALAIAN PANITIA ACARA!!!!
ReplyDeleteberita hoax,berita ini memperkeruh suasana
ReplyDeleteFITNAH! BERITA HOAX, TAKE DOWN!!!
ReplyDelete100% kesalahan panitia penyelenggara
ReplyDeleteCIAMISZONE PENYEBAR HOAX
ReplyDeleteBUKTI KORBAN PELEMPARAN BELUM KUAT!!!!,BERITA YANG MEMPERKERUH!!
ReplyDeletesupporter sekolah ciamis di kenal dengan kondusipnya,jadi jangan sebarkan berita hoax!!!
ReplyDeleteberita hoax, wartawan gajelas
ReplyDeleteBERITA YANG DISIMPULKAN DARI SATU PIHAK(hoax)
ReplyDeleteberita terpercaya?, berita hoax begini di publish media aneh, memperkeruh suasana aja
ReplyDeletepercaya?
ReplyDeletehoaxxxxx
ReplyDeleteMEMPERKERUH SUASANA
ReplyDeleteHoax
ReplyDeleteBERITA YANG DI PERKERUH
ReplyDeleteHOAXXXXX
ReplyDeleteulah seer nyebar hoax bisi maot
ReplyDeleteso tau
DeleteApakah mau bukti yg benar apa terjadi,apakah benar dia mukut dia robek?bukankah mukut dia aman aman saja
Deletepanik
DeleteTERIMA AJA "FAKTANYA" EMANG GITU, GLORY BIKIN STORY IG AJA UDAH PROVOKASI ITU KONDUSIF?
ReplyDeleteJANGAN MENYALAHKAN SATU PIHAK
Deletedari pihak lawan juga sama melakukan provokasi,jadi jangan menyalahkan satu pihak!!
DeleteDAN ITU JUGA FAKTANYA
DeletePSYWAR MASA GAK BOLEH PSYWAR BAWA ENJOY AJA KAWAN
Deletechill broo
Deletebukti pelemparan batu?
ReplyDeletenu bener we nyien berita teh atuh bos mikir bos tingalina tong ti sapihak atuh
ReplyDeleteHOAXX
ReplyDeleteBERITA HOAXX CERITANYA MENGARANG
ReplyDeletebanyak kejanggalan di berita ini
ReplyDeletesaya hanya meminta bukti pelemparan batu yang kuat?
ReplyDeleteMEMOJOKAN SATU PIHAK
ReplyDeletebulshit
ReplyDeletebukti pelemparan batu dan berita ini hanya memihak ke salah satu pihak
ReplyDeletebetul,jika dilihat dari provokasi,maka supporter lawan smkn2ciamis juga sama melakukan provokasi didalam ggt!
Deletebukti tidak kuat jika hanya omongan dari satu pihak
ReplyDeleteBUTUH BUKTII YANG KUAT!!!!
ReplyDeletemohon maaf sebelumnya memang banyak kejanggalan disini, seakan akan membuat pencemaran nama baik SMKN 2 CIAMIS padahal beritanya belum jelas, harusnya ada bukti kalo memang ada yang berdarah dan pelemparan batu sementara pulang dari ggt pun berbarengan
ReplyDeleteada ni poto cewe nya berdarah
DeleteYANG NGASIH KESIMPULAN HANYA DARI ORANG DALAM SMANTIC!!!!
Deletetabuh sbrh kejadianna mun enya?aya fotona
Deletegua sebagai temen nya aja g percaya
Deletemikirrrrrr atuhhhh tong hayang sapihak
ReplyDeleteMungkin orang tersebut oknum yang mengatas namakan SMKN 2 ciamis
ReplyDeleteSAYA MEMINTA BUKTI APAKAH IYA 100% ,APAKAH IYA DARI GLORY XTM?,SAYA JUGA ADA VIDIO BUKTI DARI SMAN 3 CIAMIS MENGOLOK NGOLOK SMK 2 DI POST DI MEDIA
ReplyDeleteDAN KITA JUGA MEMPUNYAI BUKTI BAHWA SUPPORTER SMAN 3 CIAMIS MEMPROVOKASI DI DALAM GGT,DAN KAMI MEMPUNYAI BUKTINYA
DeleteSUPPORTER BEUREUM NU PROVOK GLORY R NA RIWEH
Deletepihak lawan juga sama melakukan provokasi dan kericuhan,jadi tidak bisa menyalahkan satu pihak saja
DeleteHoaxxx
ReplyDeleteHOAX
ReplyDeleteHOAXX HOAXX
ReplyDeleteBERITA HOAX, SEMUANYA BOHONG, REKAYASA SEMATA, CERITA HANYA DIDENGAR SEPIHAK DAN BUKAN KEJADIAN NYATA
ReplyDeleteHOAXXXXXXXX
ReplyDeletemasih belum pasti kok situ ngarang cerita ga malu ta?
ReplyDeleteHOAXXXXXXX
ReplyDeletebagaimana berita ini bisa dibuat dengan salah satu pihak yang tidak ada bukti bukti kuat/meyakinkan,ini jelas tidak adil!!!!
ReplyDeletedasar penyebar hoaxx
ReplyDeleteFITNAH, HOAXX HOAXX
ReplyDeleteBERITAA GAJELASSS, HOAAXXX
ReplyDeleteGA MALU NYEBARIN HOAXX?
ReplyDeleteHoax hoax
ReplyDeleteKALO BIKIN BERITA ITU HARUS BENAR ADANYA BUKTI BUKAN MALAH MENYEBARKAN HOAX
ReplyDeleteJangan menilai dari katanya jika mau menilai dari nyatanyaa!!!!
ReplyDeleteButuh duit min? Sampe buat hoax gini
ReplyDeleteJangan hanya mempercayai satu pihak ini berita bohong
ReplyDeleteTidak ada bukti yang jelas berita ini perlu di take down berita hoax
HOAX!!
ReplyDeleteJika memang betul ada pelemparan coba kasih bukti video nya,jika tidak ada bukti ini termasuknya pencemaran nama baik sekolah smkn 2 ciamis
ReplyDeleteWadul wadul
ReplyDeletega ada bukti jelas,ga guna bnget berita kayak gini min menyalahkan satu pihak
ReplyDeleteGJ
berita belum jelas, bukti engga ada tiba" bikin berita kayak gini haduh ini mah pencemaran nama baik SMKN 2 CIAMIS
ReplyDeleteBerita nya janggal
ReplyDeleteso tau sia
ReplyDeleteWartawan Butuh Duit!
ReplyDeleteHoakk
ReplyDeleteKalo ga ada bukti jelas jan di publish,menjelekan nama baik SMKN 2 CIAMIS
ReplyDeleteburaong ah
ReplyDeleteHOAXXX
ReplyDeleteJANGAN Memperkeruh suasana , bila belum ada bukti berarti Hoax
justru suporter smantic yang memprovokasi dan saya mempunyai buktinya
kasih ajah bos buktinya,sdm rendah bgt smantic inih
DeleteBERITA GAJELAS
ReplyDeletePENYEBAR HOAXX
HATI HATI HOAX
ReplyDeleteYANG BUAT KESIMPULAN MASIH ORANG DALAM SMA 3 FUCK🖕🏻🖕🏻🖕🏻
ReplyDeletewartawan=akamsi wkwk
ReplyDeletelier ah kunyuk
ReplyDeletewartawan yg ingin menjatuhkan ,dikarenakan kualitas disekolahnya terbatas
ReplyDeletebukti belum kumplit, hanya memperkeruh suasana dan menyudutkan salah satu pihak.
ReplyDeleteHOAX!
Mohon maaf kepada pihak SMKN2 CIAMIS karna berita itu tidak benar alias hoax
ReplyDeleteSebenarnya luka yang berada di wajah saya itu adalah Betadine, bukan luka akibat pelemparan batu dan saya hanya mengarang/ membuat nya sendiri, sekali lagi mohon maaf atas berita ini, mohon maaf yang sebesar-besarnya, tolong pihak wartawan jangan sembarangan mengarang kejadian yang sebenarnya terjadi
TONG SOK DI AJAR BELEGUG
DeleteTe skola
DeleteDITUNGGU VIDIO KLARIFIKASI NYA!!!
DeleteDEMM BRO
Deletesia nu mamanas namah
DeletePLAYING VICTIMM . FUCK TIFOSTIK ANJING🖕🏻
DeleteEWEH KA ERA
Deletecailah mikir sall ngabubutut sakola batur
DeleteSIA INTI MASALAH NAMH
Deletedewasa dewasa lah
Deleterasis
Deletemau klarifikasi sendiri atau di paksa klarif???? @tifostik
Deletetuman budak teh gening nya nyien' berita hoax cuhh haus validasi pisan
Deleteklarifikasi dong salma
DeleteCager sugan sia Betadine Kana benget keun?
Deleteneng yeuh minimal datang ka stm minta maaf secara langsung, t hayang nyaho cnh bpa maneh polisi, sok atuh datang dieu ngomong jeung kabeh budak stm lain modal ketikan hungkuk, sahayang itu diperhatiin sama budak stm sampai membawa berita hoax dan gak berbobot gini? malu atuh, beunget tahh.
DeleteIni salma palsu yg klarifikasi
DeleteDi mohon pelaku segera menyerahkan diri di tunggu itikad baik nya
DeleteJANGAN PERCAYA INI BUKAN SALMA YANG NGETIK, YANG NGETIK GA PUNYA OTAK PAKE NAMA ORANG LAIN DEMI MEMBELA!!!!
DeleteYEEEE ISINN MEREUNN, Aya ku kitu nengg, naon nu di rasa sugan? ngebet hayang dilirik ku stm heeh? CUHHHH
Deletesekolah dulu yang bener neng, UU ITE menananti
DeleteINI YANG KOMEN SALMA PALSU, SMKN 2 CIAMIS NGEBELA DIRI SAMPE NGARANG PURA PURA JADI SALMA
DeleteCUHHHH , BELA DIRIKAH ? KATA ORANGNYA JUGA GA BUAT KLARIFIKASI KAYA GINI , SEBEGITUNYA MAU NGEBERSIHIN NAMA SEKOLAH KALIAN ? SAMPE SAMPE MEMFITNAH ORANG BUAT KLARIFIKASI ?
Deletecek aing mah lamot betadinna
DeletePANGGIH ATUH HAYANG NANYA KAJADIANNA
DeleteBerita terpercaya?? bahkan bukti nya aja gak ad, kalo emang bener siswi SMAN 3 Ciamis dilempar batu oleh siswa SMKN 2 Ciamis mana buktinya? terus pas pertandingan selesai SMA 3 Ciamis dibubarkan terlebih dahulu dan suporter SMKN 2 Ciamis ditahan beberapa jam lantas siapa yang melempar batu ke siswi SMA 3 Ciamis, kalo emang bener pukul berapa kejadian tersebut terjadi harusnya ada dong waktu kejadian nya kalo emang berita yang katanya terpercaya, Pokoknya jangan asal nuduh kalo belum benar benar tau kejadian yang sebenarnya bisa jadi siswi tersebut(SMA 3 Ciamis) berbohong kepada para pihak media agar sekolah SMKN 2 Ciamis dianggap sekolah yang buruk oleh orang orang. JANGANN SEMBARANGAN BIKIN BERITA KALO GAK TAU APA APA HOAXX JANGAN PERCAYA
ReplyDeleteminim literasi?
DeleteHOAX#
ReplyDeleteHoax
ReplyDeleteberitanya keliru, hanya menyudutkan satu pihak
ReplyDeletemedia ngelantur
ReplyDeleteHOAXXXXXX
ReplyDeleteNGADAMEL ISU TEH SING LERES ATUH CENG!!!!
ReplyDeleteHoax🤑🤑🤑
ReplyDeleteHOAX!!
ReplyDeleteHoaxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx̌xxxxxxx̌xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx̌xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx̌xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
ReplyDeleteHoax ngarang cerita
ReplyDeleteSeorang wartawan yang menyebarkan berita bohong (hoaks) dapat dijerat dengan beberapa pasal pidana, tergantung pada jenis pelanggarannya. Pasal-pasal tersebut termasuk dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) (seperti Pasal 28 ayat (2) yang baru) dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) (seperti Pasal 390 yang baru), serta dapat dikenakan sanksi pidana berdasarkan UU Pers (Pasal 5 jo. Pasal 18 ayat (2)) jika tidak mengindahkan etika jurnalistik.
ReplyDeletePasal yang Relevan
Undang-Undang ITE (UU 1/2024):
Pasal 28 ayat (2): Menyebarkan informasi elektronik yang dengan sengaja memuat pemberitahuan bohong yang menimbulkan kerusuhan di masyarakat dapat dipidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP):
Pasal 390: Menyebarkan berita bohong dengan maksud menipu masyarakat dapat dihukum penjara paling lama 2 tahun.
Undang-Undang Pers (UU No. 40 Tahun 1999):
Meskipun lebih fokus pada sanksi etika melalui Dewan Pers, UU Pers juga mengatur sanksi pidana jika pers tidak memberitakan sesuai norma dan hak jawab tidak diberikan dengan benar.
Pasal 5 jo. Pasal 18 ayat (2): Pelanggaran terhadap kewajiban memberitakan peristiwa dengan norma agama, kesusilaan, dan asas praduga tak bersalah, serta tidak melayani hak jawab atau koreksi dapat dikenai sanksi pidana.
Langkah Hukum
Gunakan Hak Jawab dan Koreksi: Wartawan wajib mengoreksi berita yang keliru dan memberikan klarifikasi melalui hak jawab.
Adukan ke Dewan Pers: Jika hak jawab tidak terpenuhi atau tidak puas, adukan pelanggaran kode etik jurnalistik ke Dewan Pers.
Lapor Polisi: Jika pelanggaran memenuhi unsur pidana, dapat dilaporkan ke polisi untuk diproses lebih lanjut.
MIKIR GERA MIKIR
ReplyDeletetake down, hoax
ReplyDeleteMANA BUKTI PELEMPARAN BATU NYA, KALO BUAT BERITA HARUS ADA BUKTI NYA DONG GA MUNGKIN CUMA SEPATAH KATA NGOMONG SEENAKNYA TANPA ADA BUKTI SAMA SEKALI, INI BISA DI LAPOR KAN KARNA SUDAH MENCEMAR NAMA BAIK SEKOLAH KARNA BERITA HOAX YANG DI BIKIN OLEH KALIAN ITU!!
ReplyDeletepencemaran nama baik tanpa bukti yang pasti
ReplyDeleteSetiap orang yang dengan sengaja menyebarkan informasi dan/atau dokumen elektronik yang diketahuinya memuat pemberitahuan bohong yang menimbulkan kerusuhan di masyarakat sebagaimana dimaksud dalam pasal 28 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar.
ReplyDeleteMAU LANJUT KE JALUR HUKUM GA BOS ??HEHE
Pencemaran nama baik sekolah bisa dijerat oleh Pasal 310 KUH Pidana (untuk pencemaran secara lisan, tertulis, atau gambar secara umum) dan Pasal 27 ayat (3) UU ITE (jika dilakukan secara elektronik seperti melalui media sosial). Untuk pencemaran nama baik melalui media elektronik, pengaturannya lebih rinci dalam Pasal 45 ayat (4) UU ITE, yang berlaku sebagai penguatan dari Pasal 27 ayat (3). SOK MAU JALUR HUKUM BOLEH
bukti anj bukti?
ReplyDeletehoax iemah da si salma mah te nanaon , kamari ge ulin hoax hoax , haus validasi + hayang viral mamawa sakola stm hadeuh
ReplyDeletewartawan dimana maneh dieu ngopi
ReplyDeleteface to face we atuh lah nu ngajieun beritana , hoax kie di sebarkeun , di bayaran iemah butuh duit jang dahar nu nyebarkeun na da cnh te dahar sabulan
ReplyDeleteHayu bos Bade dimana ngopi na
Deletekumaha si iyeu teh maneh salma cungur ges make betadine eweh ka era sia sugan
ReplyDeletedi kasih apa sih sampe berani buat berita hoax
ReplyDeleteBerita sudah fix dan pihak berwajib mengantongi cctv
ReplyDeletenara sumber sing maot
ReplyDeletewartawan butuh cuan
ReplyDeletePihak guru dan wakasek kesiswaan SMKN 2 CIAMIS melihat sendiri kejadian pada malam itu
ReplyDeleteTABUH SABARAHA GAYA SOK SEBATKEUN
Deletemikir atuh isin tos ageung,ngajejelek nami skola batur
ReplyDeleteAlloh mah te suka KA Salma sing di ajab x500
ReplyDeleteMIKIR KIDS
ReplyDeletedi tunggu klarifikasinya,sing dewasa atuh butuh duit gawe tong kalah kikituan
ReplyDeleteNAJIS HAUS VALIDASI MNH SALMA
ReplyDeletePihak guru dan wakasek kesiswaan SMKN 2 CIAMIS melihat sendiri kejadian pada malam itu Dan nyata salah seorang oknum peserta didik nya melakulan penyerangan
ReplyDeleteWARTAWAN BUTUH CUAN KAHHH??
ReplyDeleteinjak balik
ReplyDeleteTAKE DOWN!!!! WARTAWAN
ReplyDeleteSALAH SATU GURU SMKN 2 CIAMIS JUGA MELIHAT SENDIRI KEJADIAN ITU DAN BERADA DITEMPAT LINGKUNGAN SEKOLAH SMAN 3, MANA GURUNYA JUGA DIJATUHKAN OLEH SISWANYA SENDIRI
ReplyDeleteAPALAGI SAMPE ADA KLARIF PEMALSUAN NAMA MENGATAS NAMAKAN KORBAN, KELIATAN BANGET YG PEMALSUAN KLARIF
ReplyDeleteTARIMAKEN WE KUMAHA AYANA EL PROVOK GLORY, FULL OF SHIT NIH BEKUIN TIGA TAHUN DONGG
ReplyDeleteFAKTA IEU MAH BOS GURU SMK 2 SORANGAN SAKSI NA, KORBANA KU MURID NA SORANGAN AYA DITEMPAT KEJADIAN TARIMAKEUN WE SMK DIDINYA
ReplyDeleteKirim dong bukti videonya
Deleteselagi ada bukti dari korban, keadaan korban, knp harus dividio? emg kejadian tsb bisa kebetulan dividio juga kaga😦
Deletengan saukur ku ucapan hngkl mah bisa ath aing ge
DeletePemalsuann klarifff
ReplyDeleteBerikut 10 dosa atau perbuatan tercela yang terkait dengan tindakan menyebarkan hoax menurut perspektif ajaran Islam dan etika moral:
ReplyDelete1. Dusta (Kidzib)
Hoax adalah kebohongan, dan dusta merupakan dosa besar yang sangat dikecam.
2. Fitnah
Menyebarkan informasi palsu yang merusak nama baik orang lain.
3. Buhtan (tuduhan palsu)
Menuduh seseorang melakukan hal yang tidak pernah ia lakukan.
4. Namimah (adu domba)
Menyebarkan informasi yang memecah-belah dan membuat orang bermusuhan.
5. Ghibah
Membicarakan keburukan orang lain; jika ditambahkan kebohongan, dosanya lebih besar.
6. Menyebarkan kerusakan (ifsad)
Hoax dapat menyebabkan kekacauan, keresahan, dan permusuhan di masyarakat.
7. Menghilangkan kehormatan orang lain (ihtikâr al-‘ird)
Merusak martabat atau kehormatan seseorang tanpa hak.
8. Menyebarkan kebencian (taḥrîḍ ‘alal baghḍâ’) Hoax dapat memecah-belah dan menanamkan kebencian antar individu atau kelompok.
9. Mengurangi amanah (khianat)
Tidak memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya termasuk bentuk ketidakjujuran dan pengkhianatan amanah.
10. Mendukung penyebaran kebatilan
Hoax termasuk bagian dari penyebaran sesuatu yang tidak benar, sementara seorang mukmin diperintahkan mengikuti kebenaran.
Jika kamu mau, aku bisa jelaskan dalil Al-Qur’an dan hadis yang mengharamkan hoax dan fitnah.
riweh waluh nu kitu ge kana GPT hela aowkwowk
DeleteBERENANG DI LAUTAN FAKTA.
ReplyDeleteAdik adik yang bersekolah di SMKN 2 CIAMIS di pertebal lagi ilmu LITERASI atau membaca nya ya jangan MALAS MEMBACA (siswa SMKN yang akan melakukan “penyerangan” pun malah kabur ke arah barat SMAN 3. Mereka justru dikejar oleh gurunya sendiri, namun dalam pengejaran justru mereka berhasil melumpuhkan sang guru hingga kendaraan gurunya terjatuh.)
ReplyDeleteMalu maluin banget masa 5 laki laki nyerang 1 cewe
ReplyDeleteliterasinya tolong
Deleteaya kawanina rame rame hungkul wkwkw
DeletePerilaku siswa SMKN 2 CIAMIS sangat tidak mencerminkan seorang pelajar
ReplyDeleteSangat di sayang kan sebagai alumni esteem sedikit kecewa
ReplyDeleteDari banyak nya masa di ggt teu Aya pengamanan Kitu dari panitia dari awal perlombaan sampai akhir
ReplyDeleteSelain di lempar batu apakah ada pelecehan dari para pelaku takut nya ada periksa juga para pelaku
ReplyDeletenu kudu di periksa mah korban na
Deletecoba visum korban na bnr teu di baledog ku batu
DeleteAnda masih menanyakan visum korban pelemparan? bahkan guru SMKN 2 CIAMIS sendiri menjadi korban penendangan oleh siswanya sendiri
DeleteSEBEGITUNYA MURID STM MAU NGEBERSIHIN NAMA SEKOLAH KALIAN ? SAMPE SAMPE MEMFITNAH ORANG BUAT KLARIFIKASI? ITU UDH TERMASUK PEMALSUAN NAMA ORANG
ReplyDeletePROVOK PANG HEEH NA, GILIRAN ELEH TE TARIMA, SEKELAS SAKOLA ALUS BATUR GE TE KITU KITU TEING ELEH MAH WKWKKW
ReplyDeleteHAHAHAHAHA 2011x
ReplyDeleteHAHAHAHA 34-10x
riweh leweng
Deletenu riweh mihelaan saha kat asup artikel kiye, era atuh ceng 🤣
Deletenu riweh mihelaan saha? kat asup artikel kiye 🤣😂
DeleteAkibat ulah kekonyolan oknum pelajar smkn 2 ciamis semua element supporter sekolah dan para atlit basket yg masih berkompetisi menjadi kerepotan sekarang bahkan ultras smansa pun tidak tahu apa apa kena dampaknya
ReplyDeletebisa bisanya web gini nyebarin berita hoax, aduh kecewa parah
ReplyDeletehoaxx laporkan saja ini pencemaran nama baik
ReplyDeletemasih mau bilang hoax? udh tertera jelas SAKSI yg lihat sampe ada juga SAKSI guru dari STM, LITERASI CENG!
DeletePersib eleh rarudet ajggggg ngaloco ahh make sinti
ReplyDeletehama lah, nu te apal nanaon jadi benang imbas na
ReplyDeletewayahna we bongan saha ngamihelaan, parat kabeh benang nu te apal nanaon ge, salahkeun oknum nu pelemparan batu, meh naon kikituan jaba niat pisan nyirian awewe
DeleteGLORY RIWEHHHHHHH KABEH KENA DAMPAKNA SDM TAEK KEUN KATANYA SMK FAVORIT PEDUT LAH SDM JIGA BARUUKNA (AREWEHAN)
ReplyDelete