CIAMIS,- Kemajuan
teknologi, khususnya media sosial, membawa dampak luar biasa dalam kehidupan
masyarakat. Informasi, baik positif maupun negatif, kini dapat menyebar hanya
dalam hitungan menit.
“Perkembangan
teknologi harus disikapi dengan bijak, terutama oleh generasi muda. Jangan
sampai kemudahan akses informasi justru menjerumuskan,” kata Bupati Ciamis, Dr
H Herdiat Sunarya saat Tarawih Keliling di wilayah Eks Kewedanaan Kawali di
Masjid Al Ikhlas, Desa Bayasari, Kecamatan Jatinagara, Rabu malam (04/03/2026).
Bupati
mengingatkan pentingnya pengawasan orangtua terhadap anak di tengah pesatnya
perkembangan teknologi dan digitalisasi saat ini.
Secara
khusus, Bupati menyoroti maraknya praktik judi online (judol) yang saat ini tengah
menjadi tren di Ciamis, banyak masyarakat yang mulai terpengaruh dan terjerat
praktik judol tersebut.
“Kalau
tidak diawasi dengan sungguh-sungguh, anak-anak kita bisa terjerumus pada
hal-hal yang tidak kita inginkan, seperti judi online dan lainnya,” tegasnya.
Bupati
juga menyinggung kekhawatirannya terhadap berbagai penyimpangan perilaku di
ruang digital, termasuk fenomena kelompok LGBT yang kini dinilainya semakin
terbuka di media sosial. Ia juga menyoroti meningkatnya kasus kekerasan
terhadap perempuan dan anak.
“Yang
paling memprihatinkan adalah kekerasan seksual terhadap anak. Anak-anak yang
menjadi korban kekerasan seksual berpotensi mengalami trauma berkepanjangan,
bahkan dikhawatirkan dapat menjadi pelaku di kemudian hari jika tidak mendapatkan
pendampingan yang tepat,” jelasnya.
Untuk
itu, Bupati menegaskan pengawasan terhadap putra-putri tidak bisa hanya diserahkan
kepada sekolah. Peran orangtua di rumah dinilai sangat krusial karena anak
lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga.
“Jangan
hanya mengandalkan sekolah. Waktu anak lebih banyak di rumah bersama orangtua.
Disinilah peran pengawasan itu sangat penting,” tegasnya.
Melalui
kegiatan Tarawih Keliling tersebut, Bupati berharap masyarakat semakin sadar
akan pentingnya membangun ketahanan keluarga diera digital, agar generasi muda
Ciamis dapat tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, dan mampu
memanfaatkan teknologi secara positif. (EDA)*




0 Comments