KDM Arahkan Pemasangan APILL di Cirahong

ciamiszone.id :

CIAMIS,- Jembatan Cirahong menjadi perbincangan hangat belakangan ini, setelah viral dugaan pungli oleh para petugas yang biasa menjaga dan membantu agar lalu lintas di Jembatan Cirahong lancar. Dampak dari video viral tersebut, akhrinya mereka tidak lagi menjalankan aktivitasnya membantu kelancaran lalulintas di Jembatan Cirahong, apalagi setelah  Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi langsung mengomentari dugaan pungli di Jembatan Cirahong tersebut.

"Jembatan Cirahong itu merupakan jembatan legendaris milik PT KAI, dan Pemerintah Provinsi Jabar sudah melakukan perbaikan lantai jembatan senila Rp1m lebih dan sekarang sudah bisa dilalui dengan baik dan akan dipasang lampu agar lebih estetik. Untuk itu tidak ada alasan bagi siapapun untuk memungut uang saat warga melintas," kata KDM di media sosialnya.

Dampak berhentinya sejumlah relawan yang bertugas mengatur lalulintas di Jembatan Cirahong, justru membuat kekhawatiran para pengguna jembatan yang akan melintas karena tidak ada yang mengatur sehingga dikhawatirkan terjadi hal yang tidak diinginkan mengingat penggunakan akan berpapasan di tengah jembatan dengan pengguna lain yang berlawanan arah, sementara ruas jembatan tidaklah lebar.

“Menurut saya bukan pungli, karena saya iklhas secara sukarela memberikan uang kepada mereka atas bantuannya mengatur arus lalulintas di Jembatan Cirahong, dan saya rasakan sendiri sangat terbantu hingga bisa melintas dengan tenang dan nyaman. Lain seperti sekarang, mereka tidak ada saya pun agak kebingungan karena khawatir berpapasan di tengaj jembatan,” kata, Asep pengguna lintasan Jembatan Cirahong.

Sebagai solusi kelancaran lintasan Jembatan Cirahong, Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi mengarahkan Dinas Perhubungan Propinsi Jawa Barat untuk segera memasang Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di Jembatan Cirahong.

Perwakilan UPTD PPP LLAJ Wilayah III Dishub Provinsi Jawa Barat, Acep Indragunawan turun lokasi untuk mensurvey lokasi pemasangan APILL, jenias APILL apa yang cocok untuk dipasang di Jembatan Cirahong.

"Sesuai dengan arahan Pak Gubenur, APILL di Jembatan Cirahong bulan ini harus sudah terpasang," katanya di area lokasi Jembatah Cirahong, Minggu (05/04/2026).

Diakuinya, pemasang APILL ini merupakan solusi atas diberhentikannya para petugas lalu lintas yang sebelumnya berjaga di Jembatan Cirahong.

"Nantinya APILL ini menjadi pengganti para petugas yang diberhentikan," katanya.

Pihaknya akan mensurvey alat apa saja yang akan digunakan nantinya untuk Jembatan Cirahong tersebut.

"Besok, Senin kami akan mensurvey kembali, mulai dari perkiraan waktu berapa menit perjalanan melintasi jembatan dari Ciamis ke Tasik atau sebaliknya," tegasnya seraya berharap pemasangan APILL ini bisa menjadi jalan terbaik.

Kepala Desa Pawindan, Ahmad Kartoyo menyampaikan kekhawatirannya terhadap keamanan di sekitar jembatan saat melam hari, karena meskipun ada petugas masih ada saja yang melintas merasa ketakutan, apalagi perempuan dan anak-anak.

“Biasanya anak-anak yang sedang berjagalah yang membantu mereka melintas, tapi kalau tidak ada petugas siapa yang akan menemani atau membantu?” katanya.

Menyinggung masalah dugaan pungutan liar (pungli), menurut Ahmad Kartoyo, itu tidak bisa dikatakan pungli karena sifatnya tidak diwajibkan untuk memberi apalagi meminta bahkan tidak ada target, yang mereka terima itu sifatnya sukarela, para pengguna ngasih diterima, tidak ngasih juga silahkan melintas. Dan sudah berlangsung selama 30 tahunan pun tidak ada masalah dan tidak ada keluhan, baru sekarang menjadi viral.

Diakuinya, untuk merenovasi jambatan dapat bantuan dari Provinsi Jabar pada 2022, kayu kayunya diganti dengan yang lebih bagus.

“Saya angkat jempol dengan kayu kayu ini sangat bagus dan kuat, saya juga merasa bangga punya masyarakat di Desa Pawindan khususnya di sekitar Cirahong saling membantu. Apalagi banyak masyakat Ciamis yang kerja dan berjualan di Manonjaya dan Tasikmalaya dan sebaliknya, jadi dengan adanya penjagaan ini yang lewat juga merasa terbantu,” jelasnya. (EDA)*


Post a Comment

0 Comments