ASN Harus Mampu Menjadi Motor Penggerak Perubahan

ciamiszone.id :

CIAMIS,- Sebanyak 30 orang Aparatus Sipil Negara (ASN) dari berbagai perangkat daerah mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2026 di lingkungan BKPSDM Kabupaten Ciamis, Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang akan berlangsung sampai 6 Agustus 2026 itu dilaksanakan dengan metode pembelajaran klasikal, mandiri, serta aktualisasi di tempat kerja.

Kepala BPSDM Provinsi Jawa Barat melalui Budi Hermawan menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin.

“Pelatihan kepemimpinan ini menjadi bagian penting dalam membentuk pemimpin yang adaptif, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan zaman. Bahkan ASN harus mampu menjadi motor penggerak perubahan,” tegasnya.

Kepala BKPSDM Provinsi Jabar juga mengingatkan, adanya tantangan besar yang dihadapi ASN ke depan. Tantangan utama ke depan meliputi integritas, transformasi digital, dan dinamika ekonomi. jelasnya.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu mengaktualisasikan kepemimpinan yang efektif serta memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Ciamis.

Sementara Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, yang secara resmi membuka kegiatan tersebut menegaskan pentingnya peran ASN dalam tata kelola pemerintahan.

“ASN memiliki fungsi strategis sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, sekaligus perekat dan pemersatu bangsa. Untuk itu, kompetensi manajerial, teknis, dan sosial kultural harus terus ditingkatkan,” katanya.

Menurutnya, posisi penting pejabat administrator sebagai penghubung antara kebijakan dan implementasi di lapangan.

“Jabatan administrator adalah jembatan antara kebijakan strategis pimpinan dengan pelaksanaan di tingkat operasional. Jika jembatan ini kuat, maka kebijakan akan berjalan efektif,” katanya.

Dijelaskan, kondisi saat ini menuntut ASN untuk adaptif terhadap perubahan.

“Kita berada pada situasi yang berubah cepat, kompleks, dan penuh ketidakpastian. ASN dituntut hadir dengan inovasi untuk menjawab tantangan tersebut,” tegasnya.

Diakuinya, pelatihan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis dalam peningkatan kapasitas kepemimpinan. Inti kepemimpinan adalah kemampuan menyelesaikan pekerjaan dengan memanfaatkan sumber daya manusia secara optimal.

Dalam laporanya Kepala BKPSDM Kabupaten Ciamis, Ai Rusli Suargi, S.STP., M.Si. menyampaikan, pelaksanaan pelatihan ini mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta bertujuan untuk mengembangkan potensi dan memenuhi standar kompetensi jabatan administrator.

Menurutnya, sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini yang berasal dari berbagai perangkat daerah. Pelaksanaan PKA kali ini menjadi yang pertama dilaksanakan secara mandiri oleh Pemkab Ciamis dengan penjaminan mutu dari BPSDM Provinsi Jawa Barat. (EDA)*


Post a Comment

0 Comments