Peringati Hari Santri, PCNU Ciamis Gelar Kirab 3.500 Santri dan Ziarah Muassis

ciamiszone.id : 

CIAMIS,- Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Ciamis menggelar Kirab Hari Santri yang diikuti oleh sekitar 3.500 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Kegiatan yang berpusat di Kabupaten Ciamis ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai Resolusi Jihad serta mengenang jasa para pejuang, ulama, dan santri terdahulu.

Kirab ini diselenggarakan bukan sekadar perayaan seremonial tahunan, melainkan sebagai media edukasi sejarah untuk mengingatkan generasi muda bahwa kemerdekaan bangsa berdiri di atas perjuangan para pendahulu. Nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan dinilai harus terus dirawat secara bersama-sama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kita mengingatkan bahwa kita ini hidup atas perjuangan mereka, atas perjuangan para pendahulu kita, para aulia, para santri, serta pejuang yang bersifat nasionalis," kata Ketua PCNU Ciamis, KH Arief Ismail Chowas di Halaman Pendopo Ciamis, Kamis (22/10/2026).

Pemilihan markas PCNU Kabupaten Ciamis sebagai titik awal keberangkatan kirab memiliki makna filosofis tersendiri. Pusat kegiatan Nahdlatul Ulama ini menjadi simbol perjuangan warga santri dalam meneladani keikhlasan para pendahulu yang mengorbankan harta, jiwa, dan pikiran demi kedaulatan bangsa.

"Titik awalnya kita dari PCNU sebagai bagian dari markas Nahdlatul Ulama di Ciamis untuk mengingatkan dan meneladani bagi kita semua untuk berjiwa juang," tuturnya. Menurutnya, sejarah merupakan pelajaran pokok yang wajib dijadikan pijakan utama dalam mengarungi perjalanan kehidupan bermasyarakat.

Peserta kirab terdiri dari perwakilan pengurus NU, lembaga, badan otonom (banom), Majelis Wakil Cabang (MWC), hingga ribuan santri dari berbagai pondok pesantren terdekat. Selain kirab, rangkaian kegiatan diawali dengan istigasah, ziarah ke makam-makam muassis di tiap kecamatan, serta pembagian santunan sosial.

Peringatan Hari Santri ini juga diharapkan mampu membawa dampak positif yang nyata bagi pembentukan karakter masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Ciamis. Santri dan warga Nahdliyin diminta untuk selalu menjadi pelopor kebaikan serta menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

"Dengan Hari Santri ini, mesti harus jadi suri teladan, menjadi contoh, dan motivasi untuk bisa berbuat yang lebih baik untuk bangsa, negara, dan Kabupaten Ciamis," pungkasnya.(Eda)*

Post a Comment

0 Comments