CIAMIS,- Keberadaan Pegawai Pemerintah dengan
Perjanjian Kerja (P3K) di lingkungan pendidikan di Kabupaten Ciamis diakui
sangat membantu berjalannya pelayanan dasar pendidikan, sehingga Kepala Dinas
Pendidikan Kabupaten Ciamis sangat mendukung langkah Bupati Ciamis tidak akan
memutus kontrak P3K.
“Jika
hanya mengandalkan guru ASN, pendidikan sebagai pelayanan dasar di Ciamis tidak
mungkin berjalan lancar karena kami saat ini saja masih kekurangan guru
mencapai 2.672 orang. Belum lagi dengan keberadaan guru ASN yang setiap bulannya
dipastikan ada yang pensiun,” kata Kadis Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr Erwan
Darmawan, Rabu (01/04/2026).
Dijelaskan,
saat ini dari 13.833 rombel hanya ada 3.469 tenaga pengajar terdiri dari 1.021 guru
ASN dan 2.448 guru P3K. Padahal idealnya dengan 13 ribuan robel itu dibutuhkan
6.141 tenaga pengajar.
Menurut
Erwan, jika kondisi ini terus berjalan dari total guru yang ada dipastikan
setiap bulannya berkurang karena ada guru yang memasuki masa pensiun.
Mengatasi
masalah ini, Erwan berharap ada pembukaan seleksi ASN khusus untuk tenaga
pengajar. Jika pun itu tidak ada terpaksa mencari solusi lain, diantaranya melakukan
merger (penggabungan) sekolah yang dekat. Dan untuk sementara diharapkan
kesiapan dan keridhoan para tenaga pengajar untuk bekerja/mengajar di dua atau
tiga sekolah yang berdekatan.
“Saya
harap ada rekruitmen ASN, seleksi ASN khusus guru, jika pun tidak yang terpaksa
melakukan merger sekolah berdekatan dan diharapkan para guru siap dan ridho
untuk mengajar di beberapa sekolah,” katanya.
Ditegaskan,
pihaknya sangat mendukung kebijakan Bupati Ciamis untuk tidak melakukan
pemutusan kontrak bagi para P3K khususnya di lingkup pendidikan, meskipun itu
kewenangan Bupati.
“Kami
berharap para P3K di lingkup pendidikan untuk tidak resah dan ragu terhadap isu
pemutusan kontrak, saya pastikan tidak ada yang diputus kontraknya karena di
lingkup pendidikan masih kekurangan guru. Sekarang fokus saja bekerja mengajar
dengan baik jangan terpengaruh isu pemutusan kontrak,” tegasnya. (EDA)*



0 Comments