CIAMIS,-
Pemanfaatan teknologi dalam layanan publik semakin nyata di Kabupaten Ciamis.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis membangun sistem pintu parkir
otomatis (gate parkir) di dua titik strategis, yakni Taman Lokasana dan
Gelanggang Galuh Taruna (GGT).
Inovasi
ini tidak hanya bertujuan meningkatkan efektivitas layanan, tetapi juga
mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor retribusi parkir.
Kepala
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis, Uga Yugaswara mengakui,
keterlibatan teknologi dalam manajemen parkir menjadi bagian dari upaya
pemerintah daerah menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.
“Kami
ingin memberikan pelayanan yang lebih modern, sistem keamanan dan kenyamanan
bagi pengguna parkir menjadi prioritas utama,” tegasnya, Kamis (24/12/2025).
Menurutnya,
dengan hadirnya gate parkir di Taman Lokasana dan GGT menjadi langkah nyata
dalam meningkatkan transparansi serta profesionalisme petugas parkir.
“Dengan
adanya gate parkir otomatis, masyarakat bisa merasakan perubahan nyata
pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan transparan. Ini bukan semata
soal retribusi, tetapi bagaimana warga merasa dilayani dengan baik saat
beraktivitas di ruang publik,” katanya.
Ia
memaparkan, perkembangan realisasi PAD dari sektor parkir berdasarkan data per
18 Desember 2025, Retribusi Pelayanan Tempat Khusus Parkir menunjukkan capaian
yang positif dengan realisasi yang melampaui target tahunan.
Realisasi
retribusi parkir tepi jalan umum mencapai Rp1.185.720.000 dari target Rp
1.200.000.000, atau sekitar 98,81 persen.
Sementara
retribusi parkir berlangganan tercatat Rp 115.320.000 dari target Rp150.000.000,
atau sekitar 76,88 persen. Adapun realisasi retribusi tempat khusus parkir berhasil
melampaui target, yakni mencapai Rp367.648.000 dari target Rp 309.462.000, atau
sekitar 118,80 persen.
Total
keseluruhan realisasi retribusi parkir per 18 Desember 2025 mencapai Rp1.668.688.000,
melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp1.659.462.000, atau mencapai 100,55
persen.
Diakuinya,
sistem pintu parkir otomatis dipandang turut membantu peningkatan akurasi
perolehan retribusi, karena data kendaraan yang masuk dan keluar terekam secara
digital.
Penerapan
sistem gate parkir ini juga menjadi bagian dari visi digitalisasi Ciamis secara
menyeluruh. Dengan menciptakan sistem yang lebih akurat dan mudah diakses.
“Langkah
ini diharapkan menjadi pemantik perubahan budaya pelayanan publik yang lebih
terbuka, efisien, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat,” tutup Uga. (EDA)*





0 Comments