CIAMIS,- Sebanyak
40 jurnalis yang biasa melakukan liputan di wilayah Kabupaten Ciamis berkesempatan
mengikuti Pesantren Ramadhan yang digelar Pemkab Ciamis bersama peserta lainnya
mulai dari pelajar SLTP dan SLTA serta para lansia. Pesantren yang akan digelar
sampai 05 Maret 2026 itu bertemakan, membangun karakter pilantropis, membentuk
generasi rabani.
Bupati
Ciamis, Dr H Herdiat Sunarya saat membuka Pesantren Ramadhan Tingkat Kabupaten
Ciamis 1447 Hijriah/2026 Masehi di Gedung KH Irfan Hielmy, Jumat (27/02/2026) berharap
Pesantren Ramadhan dapat semakin memperkuat peran pers sebagai penyampai
informasi yang sejuk, mendidik, serta membangun optimisme masyarakat.
Pesantren
Ramadhan bagi jurnalis untuk tahun kedua ini akan digelar di Pontren Darussalam
selama dua hari (4-5/03/2026) sementara peserta lainnya tersebar di Asrama Haji
dan Mesejid Agung Ciamis.
Kepada
peserta lansia, Bupati sangat mengepresiasi atas semangat menuntut ilmu agama
diusia senja sebagai upaya mempersiapkan diri menuju kehidupan akhirat.
Menurutnya,
semangat belajar tidak mengenal batas usia dan tetap harus dijaga agar dapat
memberi manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
“Atas
nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih
kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menggagas serta menyelenggarakan
kegiatan ini. Semoga Pesantren Ramadhan tahun 1447 H ini berjalan lancar dan
memberikan manfaat besar bagi kita semua,” katanya.
Menurut
Bupati, Pesantren Ramadhan merupakan salah satu ikhtiar bersama dalam
meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus
membangun karakter generasi muda yang berakhlakul karimah.
“Ramadhan
bukan hanya bulan ibadah secara ritual, tetapi juga bulan pendidikan, bulan
pembinaan, dan bulan pembentukan kepribadian, diharapkan bisa menanamkan
nilai-nilai keislaman yang moderat, toleran, dan penuh kasih sayang, sekaligus
memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Kepada
para pelajar Bupati mengajak untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai
sarana memperdalam ilmu agama, memperbaiki akhlak, serta membangun kedisiplinan
diri.
Ia
menekankan pentingnya melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, kuat
secara spiritual, dan luhur dalam budi pekerti. ia juga mengingatkan pelajar
agar bijak dalam menghadapi perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi
digital.
Menurutnya,
kemajuan teknologi harus disikapi dengan kemampuan memilah dan memilih konten
secara cerdas agar tidak terjerumus pada hal-hal yang merugikan.
Ketua
Pelaksana H. Wawan S. Arifin melaporkan, kegiatan Pesantren Ramadhan merupakan
program Pemda Kabupaten Ciamis bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai
upaya mengisi amaliah bulan suci Ramadhan bertujuan membina ketakwaan serta
membentuk akhlak mulia di tengah masyarakat melalui pembinaan keagamaan yang
terarah dan berkesinambungan.
Dijelaskan,
total peserta yang mengikuti Pesantren Ramadhan tahun ini mencapai 460 orang.
Rinciannya terdiri dari 100 peserta tingkat SLTA, 50 peserta tingkat SLTP, 275
peserta lansia, serta 40 orang jurnalis. (EDA)*





0 Comments