CIAMIS,- Dalam
kuliah umum dengan tema “Merawat Indonesia: Harmoni antara alam, budaya, dan
pendidikan, Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Galuh mengambil
peran strategis mensosialisasikan visi keilmuan terbaru kepada mahasiswa dan
sivitas akademika, yaitu mengembangkan pendidikan biologi yang berbasis konservasi dan kewirausahaan
dengan pendekatan bioekopedagogik serta penguatan nilai-nilai kagaluhan.
Kuliah
umum yang dibuka Dekan FKIP, Dr. Asep Amam, M.Pd., dan dipimpin Ketua Panitia
Dr. Rizka Andhika Putra, M.M. menghadirkan dua narasumber utama, yatu Rektor
Universitas Galuh, Prof. Dr. Dadi, M.Si. yang membahas pembelajaran berbasis
kearifan lokal, dan pakar konservasi, Dr. Willie Smits yang memaparkan potensi
tanaman aren sebagai bagian dari solusi ketahanan pangan dan energi di
Auditorium Unigal, Selasa (02/12/2025).
Ketua
Prodi Biologi, Dr Lia Yulisma mengatakan, kegiatan akademik ini tidak hanya
menjadi ruang berbagi ilmu, tetapi juga momentum penting bagi Prodi Biologi
untuk memperkuat arah pengembangan keilmuannya.
Menurutnya,
dirinya juga mensosialisasikan visi keilmuan terbaru kepada mahasiswa dan
sivitas akademika yaitu mengembangkan pendidikan biologi yang berbasis
konservasi dan kewirausahaan dengan pendekatan bioekopedagogik serta penguatan
nilai-nilai kagaluhan.
"Visi
baru ini menegaskan komitmen Prodi Biologi dalam menghadirkan pembelajaran yang
selaras dengan isu lingkungan, potensi lokal, serta kebutuhan inovasi di era
modern," katanya.
Ditegaskan,
pendekatan konservasi dan bioekopedagogik juga dinilai relevan dengan kondisi
bencana ekologis yang terjadi di beberapa daerah Indonesia akhir-akhir ini.
"Kami
berharap melalui agenda ilmiah ini, Prodi Pendidikan Biologi mendukungan sepenuhnya
terhadap program-program FKIP, sekaligus memperkuat perannya dalam membentuk
lulusan yang berkarakter, adaptif, dan peduli terhadap keberlanjutan
lingkungan," katanya. (EDA)*



0 Comments