ciamiszone.id :
CIAMIS,- Berlandaskan semangat kolaborasi "Guyub Ngawangun Galuh", Kafilah Kabupaten Ciamis berhasil mengukir sejarah baru dengan menyabet gelar Juara Umum pada ajang Pekan Olahraga Seni Santri Diniyah (Porsadin) ke-8 tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2024. Prestasi gemilang ini diraih setelah para santri Diniyah Tatar Galuh tampil mendominasi pada kejuaraan yang berlangsung pada 23–25 Oktober 2024.
Dalam ajang tersebut, Kabupaten Ciamis berhasil memboyong puluhan penghargaan dari 14 mata lomba yang diikuti. Dari total 28 santri yang dikirimkan, lebih dari separuhnya sukses menorehkan prestasi dan membawa pulang piala untuk mengharumkan nama daerah.
Ketua DPC FKDT Ciamis, Abdul Wahab Syahroni menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian luar biasa para peserta.
"Kami kafilah Kabupaten Ciamis dari 14 mata lomba hampir semua berbicara dan naik podium. Untuk kategori piala emas, kami mendapat 4 emas dari 4 mata lomba, kemudian membawa 2 perak, 3 perunggu, dan 9 piala harapan," ujar Abdul.
Ia juga menambahkan bahwa kemenangan ini berkat kerja sama seluruh pihak dan menegaskan siklus unik kelipatan empat yang selalu menjadi milik Ciamis dalam sejarah Porsadin.
"Ini adalah berkat kerja semua pihak, mulai dari orang tua, ustadz-ustadzah, pembimbing, hingga pembina. Uniknya, setiap kelipatan empat selalu milik Ciamis, mulai dari Porsadin 1, Porsadin 4, hingga Porsadin 8 sekarang. Kami berharap pada tahun 2028 mendatang bisa mempertahankan gelar ini di rumah sendiri," katanya.
Raihan ini sekaligus mencatatkan hattrick sejarah bagi Ciamis setelah sebelumnya sukses menjadi juara umum pada Porsadin I di Sumedang tahun 2010 dan Porsadin IV di Cianjur tahun 2018. Oleh karena itu, dorongan agar Ciamis menjadi tuan rumah Porsadin IX pada tahun 2028 mendatang semakin menguat dari berbagai kabupaten/kota se-Jawa Barat.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, Dr H Andang Firman Triyadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh anggota kafilah.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis dan masyarakat Tatar Galuh Ciamis, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan ucapan selamat yang seikhlas-ikhlasnya atas keberhasilan kontingen Ciamis yang berhasil meraih juara umum. Prestasi ini sangat istimewa karena berhasil mencetak hattrick," kata Andang.
Mengenai usulan agar Ciamis menjadi tuan rumah Porsadin IX Jawa Barat pada tahun 2028, Sekda Andang menyambut positif dan menyatakan kesiapan daerah dari segi fasilitas pendukung.
"Ciamis memang layak jadi tuan rumah karena fasilitas kita lebih lengkap dibanding yang lain, salah satunya kita memiliki stadion atletik yang memadai. Kita siap mendukung dan melaksanakannya semeriah mungkin," jelasnya.
Sekda Andang menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan terjadi secara kebetulan, melainkan hasil sinergitas yang harmonis antara Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, FKDT, Baznas, serta para kiai dan ustadz-ustadzah. Konsep kolaborasi "guyub ngawangun galuh" terbukti menjadi kunci utama pendorong semangat para santri.
Capaian di tingkat provinsi ini sekaligus menjadi modal awal bagi para santri Ciamis yang akan mewakili Jawa Barat di ajang Porsadin tingkat Nasional di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta. Pemerintah Daerah meminta para atlet santri untuk tidak jumawa dan terus menjaga daya saing serta kekompakan di ajang nasional.
Dengan diboyongnya piala bergilir ini, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap momentum Porsadin VIII dapat memacu semangat seluruh santri diniyah untuk terus belajar, mengaji, dan mengukir prestasi setinggi-tingginya demi mengharumkan nama Tatar Galuh Ciamis di tingkat regional maupun nasional.(Eda)*



0 Comments