Rina Sa’adah Salurkan Alsintan Rp2 Miliar, Bupati Ciamis Dorong Modernisasi Pertanian

ciamiszone.id : 

CIAMIS,- Anggota Komisi IV DPR RI periode 2024-2029, Dr. Hj. Rina Sa’adah, bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) di Aula Pertanian Ciamis, Senin (21/09/2026). Bantuan ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan dan meringankan beban petani di tengah musim kemarau.

​Dalam penyaluran kali ini, kelompok tani menerima 12 unit traktor dan 25 unit pompa air, yang merupakan bagian dari total rangkaian program bantuan senilai Rp2 miliar untuk Ciamis.

​"Kami sudah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis. Kita salurkan kepada kelompok tani yang sudah terverifikasi sehingga penyalurannya bisa tepat sasaran," ujar Rina.

​Rina menegaskan bahwa penyediaan pompa air dan irigasi sangat mendesak saat ini. "Dengan adanya program bantuan pompanisasi, embung, dan irigasi, mudah-mudahan bisa meringankan kondisi di Ciamis. Bantuan ini tentunya bisa dimanfaatkan oleh semua kelompok tani. Jangan dijual," tegasnya.

​Langkah tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya. Ia menilai Rina memiliki rekam jejak yang jelas dalam mengawal kebutuhan petani daerahnya.

​"Atas nama Pemerintah Kabupaten Ciamis, kami mengucapkan selamat datang kepada Ibu Rina Sa’adah beserta tim. Ibu Rina ini tidak asing lagi bagi kita karena sudah banyak sekali membantu Ciamis melalui aspirasi masyarakat yang ditindaklanjuti di bidang pertanian," kata Herdiat.

​Herdiat menginstruksikan para kelompok tani untuk segera mengoperasikan alat tersebut guna menyelamatkan lahan yang terdampak kekeringan, sekaligus mendorong percepatan modernisasi alat tani.

​"Manfaatkan alat dan pompanisasi ini untuk mengairi sawah atau kebun bapak ibu semua. Jangan sampai tanaman kekurangan air atau mati karena tidak ada hujan. Jangan hanya mengandalkan tenaga manual, tetapi harus mulai beralih dari manual ke mesin dan teknologi. Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya. Jangan dijual atau digadaikan," pesannya.

​Di samping pemanfaatan teknologi, Herdiat mengingatkan bahwa keberlanjutan pertanian sangat bergantung pada daya dukung lingkungan, merujuk pada menyusutnya debit air di kawasan Gunung Sawal.

​"Kalau menebang satu pohon, tanam sepuluh. Penghijauan juga penting agar pertanian ini berkelanjutan," pungkasnya.(Eda)*

Post a Comment

0 Comments