PKA Mandiri Berakhir, 30 Pejabat Ciamis Dinyatakan Lulus



ciamiszone.id : 

CIAMIS,– Sebanyak 30 pejabat administrator atau eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ciamis dinyatakan lulus Pelatihan Kepemimpinan (PK) yang diselenggarakan secara mandiri oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis. Seluruh peserta berhasil meraih predikat sangat memuaskan dan memuaskan.

Kepala BKPSDM Ciamis, Ai Rusli Suargi mengatakan pelatihan ini menjadi yang pertamakali diselenggarakan ini secara mandiri dan berlangsung kurang lebih 3 bulan.

“Sebelumya peserta selalu mengikuti pelatihan yang difasilitasi oleh BKPSDM atau Lembaga Administrasi Negara,” kata Ai Rusli, Kamis (06/008/2026).

 


Pelatihan mandiri ini dinilai memberikan sejumlah keuntungan, baik dari sisi efektivitas anggaran maupun kesesuaian materi dengan kebutuhan pembangunan daerah.

"Dengan penyelenggaraan mandiri ini, kita bisa lebih mengarahkan proyek perubahan agar berkontribusi terhadap pencapaian visi dan misi Bupati. Dari sisi anggaran juga jauh lebih efektif dan efisien karena seluruh pelaksanaan dilakukan di Ciamis," ujar Ai.

Pelatihan ini mengacu pada empat tema prioritas yakni ketahanan pangan, investasi pendidikan berkualitas serta pelayanan dasar kesehatan yang bermutu.

Seluruh proyek tersebut diharapkan dapat mendukung target pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Ciamis.

Adapun peserta yang meraih predikat tertinggi berdasarkan hasil penilaian diraih oleh Mar Diyana Yusuf Sekretaris BPKD Ciamis yang menggagas inovasi digitalisasi aset daerah melalui Aplikasi Aset Penjaga Pangan.

Posisi kedua diraih Tigin Ary Ginanjar, Sekretaris Bapperida Ciamis dengan proyek penyediaan basis data potensi investasi dan UMKM Kabupaten Ciamis yang diharapkan memudahkan calon investor memperoleh informasi peluang investasi.

Sementara juara ketiga diraih Aris Gunanto dari Dinas Pendidikan melalui inovasi penanganan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Bupati Ciamis, Dr H Herdiat Sunarya menekankan pentingnya kolaborasi antar perangkat daerah dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan.

“Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan memiliki arah yang sama dalam mendukung program prioritas pemerintah daerah, sehingga proyek perubahan yang dihasilkan peserta dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat,” kata Herdiat dalam sambutannya.

Ia juga berharap seluruh inovasi yang lahir dari Pelatihan Kepemimpinan tersebut tidak berhenti sebagai proyek saat pelatihan benar-benar diimplementasikan untuk menjawab berbagai persoalan prioritas daerah. (Eda)*

Post a Comment

0 Comments