CIAMIS,- PSGC
Ciamis mulai mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Liga 2 musim ini. Beberapa
pemain mulai mengikuti tes kesehatan, mulai dari pemain lama PSGC dan ada
beberapa mantan pemain Persib Bandung pun mengikuti tes kesehatan, diantaranya Yandi
Sofyan, Achmad Basith dan Beni Oktovianto di Stadion Atletik Prabulinggabuana Ciamis,
Senin (03/08/2026).
Sementara
Eka Ramdani, Boy Jati, dan Made Wirawan dipastikan bergabung mendampingi Headcoach
Heri Kiswanto dijajaran kepelatihan untuk menentukan strategi permainan PSGC
mengejar target kemanangan.
Headcoach
Heri Kiswanto memimpin langsung tes kesehatan yang meliputi general cek up
pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium lengkap, kepadatan tulang, fungsi
paru dan fungsi jantung.
Pria
yang akrab disapa Herkis ini menilai, perjalanan tim promosi di kasta kedua
sepak bola Indonesia tidak akan mudah, namun ia optimistis skuadnya mampu
memberikan hasil terbaik.
"Ini
tantangan besar karena kita hanya tim promosi, berbeda dengan tim-tim yang
sudah bertahan di Liga 2. Saya akan berusaha semaksimal mungkin bersama para
pemain untuk memberikan yang terbaik dan membawa hal positif bagi sepak bola di
PSGC," katanya.
Saat
ini, PSGC masih menjalani proses seleksi pemain secara tertutup. Sesuai arahan
manajemen, sejumlah pemain dikirim dari Persib untuk mengikuti seleksi bersama
tim.
Pelatih
mengaku belum bisa banyak berkomentar mengenai pemain-pemain yang datang karena
masih dalam tahap pengenalan. Namun, ia memastikan sekitar 12 hingga 13 pemain
PSGC musim lalu tetap dipertahankan karena dinilai layak bersaing di level Liga
2.
PSGC
menargetkan memiliki kuota sekitar 30 pemain. Meski demikian, jumlah akhir
skuad masih menunggu perkembangan seleksi dan kepastian regulasi Liga 2 musim
ini.
Terkait
target kompetisi, pelatih menyebut manajemen tetap menginginkan prestasi tanpa
memberikan beban berlebihan kepada tim. Ia secara pribadi berharap PSGC mampu
bersaing hingga papan atas.
"Saya
senang kalau bisa sampai empat besar, syukur-syukur Alhamdulillah. Saya paham
tim lain sudah lebih siap, sementara kita baru mulai. Bahkan ada yang sudah
menjalani uji coba, sedangkan kami belum. Dengan waktu yang singkat ini saya
akan mengoptimalkan para pemain agar siap saat kompetisi dimulai,"
katanya.
Dalam
menyusun tim kepelatihan, ia akan didampingi sejumlah staf yang sebelumnya
telah dipersiapkan, di antaranya Eka Ramdani, Boy Jati, dan pelatih kiper Made
Wirawan. Ia juga meminta beberapa asistennya yang selama ini bekerja sama
dengannya untuk bergabung di PSGC.
Pelatih
menegaskan seluruh pemain yang datang termasuk yang berasal dari Persib, tetap
harus mengikuti skema permainan yang diterapkannya.
"Saya
tidak melihat nama besar. Siapa yang bekerja dan sesuai dengan kebutuhan tim,
itu yang akan bermain," tegasnya.
Selain
proses seleksi, seluruh pemain juga diwajibkan menjalani medical check-up
(MCU). Menurutnya, pemeriksaan kesehatan menjadi bagian penting untuk
mengetahui kondisi fisik, kebugaran, hingga potensi cedera sebelum memasuki
program latihan.
Seleksi
pemain ditargetkan rampung dalam waktu sepekan. Setelah itu, tim akan fokus
meningkatkan kondisi fisik dan membangun kekompakan antarpemain.
Dengan
kabar kompetisi Liga 2 kemungkinan dimulai pada 12 September, pelatih mengakui
waktu persiapan tergolong singkat. Meski begitu, ia optimistis jika
pemain-pemain yang datang dari Persib dapat mempercepat proses pembentukan
chemistry tim.
"Yang
terpenting sekarang bagaimana menyatukan chemistry pemain yang datang dengan
pemain Ciamis. Semua harus merasa sudah menjadi bagian dari PSGC dan memberikan
yang terbaik untuk tim ini," pungkasnya. (EDA)*




0 Comments