ciamiszone.id :
CIAMIS,-Universitas Galuh (Unigal) Ciamis memasang target penguatan mutu akademik pada periode kepemimpinan 2026–2030. Salah satu fokus yang didorong adalah bertambahnya program studi berpredikat unggul hingga membuka peluang meraih akreditasi internasional.
Dewan Pembina Universitas Galuh, Agun Gunandjar Sudarsa, mengatakan peningkatan kualitas akademik menjadi bagian penting dalam membangun Unigal agar semakin kuat dan memiliki daya saing lebih luas.
Hal itu disampaikan Agun saat menghadiri pelantikan pimpinan Universitas Galuh periode 2026–2030 di Gedung Teater Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes), Selasa (11/08/2026).
Menurut Agun, saat ini baru terdapat tiga program studi di Unigal yang telah meraih predikat unggul. Ia berharap capaian tersebut dapat segera diikuti program studi lainnya.
“Sekarang baru lahir tiga program studi yang unggul. Dalam waktu dekat mudah-mudahan segera lahir yang unggul lainnya,” ujar Agun.
Tidak hanya mengejar akreditasi unggul secara nasional, Unigal juga diarahkan untuk mulai menargetkan akreditasi internasional bagi sejumlah program studi.
Target tersebut, kata Agun, membutuhkan kerja bersama seluruh unsur kampus, mulai dari jajaran rektorat, dosen, tenaga kependidikan, hingga yayasan.
Di sisi lain, Agun menilai pembenahan tata kelola tetap menjadi fondasi penting untuk mendukung pencapaian target tersebut. Ia mengapresiasi proses pemilihan pejabat struktural Unigal yang telah melibatkan tim independen dan pihak eksternal sebagai bagian dari penerapan prinsip Good University Governance.
“Namanya seleksi tidak akan pernah mungkin memuaskan semua orang. Tetapi panitia seleksi harus berani mengambil keputusan dan hari ini hasilnya sudah dilantik,” katanya.
Ia berharap keterbukaan yang mulai diterapkan dalam proses pemilihan pimpinan dapat terus dipertahankan dalam pelaksanaan pemerintahan kampus selama periode 2026–2030. Sebelumnya, proses pemilihan Rektor Unigal juga telah melalui tahapan transparan, termasuk uji publik.
Bagi Agun, tata kelola yang sehat harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas akademik. Karena itu, setiap pimpinan baru memiliki tanggung jawab sesuai bidangnya.
Wakil Rektor I diharapkan mampu memperkuat budaya akademik, sedangkan Wakil Rektor II dituntut mengelola sumber daya secara efektif dan efisien, termasuk mengembangkan unit bisnis yang dapat mendukung kemandirian kampus.
“Kami bersama Dewan Pembina dan seluruh yayasan sudah solid, kompak, bersatu padu. Kami yakin ini adalah kolaborasi yang harus kita wujudkan menuju Universitas Galuh yang terbaik,” ujar Agun.
Ia berharap seluruh agenda tersebut bermuara pada terwujudnya Universitas Galuh yang semakin sehat, kuat, bermanfaat, terbuka, dan memiliki wawasan yang semakin luas.(Eda)*



0 Comments