Dua Meninggal, Polres Sosialisasikan Keselamatan Berlalulintas kepada Pelajar


ciamiszone.id :

CIAMIS,- Tragedi kecelakaan lalulintas yang merenggut nyawa dua siswa sebuah SMP Negeri di Ciamis menjadi pengingat keselamatan pelajar merupakan tanggung jawab bersama.

Menyikapi peristiwa tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Satlantas Polres Ciamis dan pihak sekolah serta orangtua memperkuat kolaborasi untuk mencegah anak-anak berkendara sebelum cukup umur. Komitmen itu diwujudkan melalui sosialisasi keselamatan berlalu lintas dan safety riding yang digelar di SMPN 8 Ciamis, Rabu (22/7/2026).

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Aris Gunanto mengatakan, tragedi tersebut harus menjadi pelajaran bagi semua pihak, bukan hanya sekolah, tetapi juga keluarga dan masyarakat.

"Kami tidak ingin musibah ini berhenti sebagai sebuah peristiwa. Harus ada pembelajaran yang dapat menyelamatkan anak-anak kita ke depan. Karena itu kami menggandeng Polres Ciamis untuk memberikan edukasi langsung kepada peserta didik," katanya.

Menurut Aris, Disdik akan memperluas program edukasi keselamatan berlalu lintas ke sekolah-sekolah lain di Kabupaten Ciamis. Langkah tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran pelajar sekaligus memperkuat peran orang tua dalam mengawasi anak-anak agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi syarat.

Diakui, sebagian besar siswa SMP belum memenuhi ketentuan untuk memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), karena itu pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan sekolah maupun kepolisian.

"Kami berharap ada komitmen bersama. Sekolah memberikan edukasi, kepolisian melakukan pembinaan dan penegakan aturan, sementara orangtua memastikan anak-anak tidak membawa kendaraan bermotor ke sekolah," katanya.

Sementara Kanit Kamsel Satlantas Polres Ciamis, Ipda Budi Setiawan mengatakan, edukasi keselamatan berlalulintas terus dilakukan secara berkelanjutan diberbagai jenjang pendidikan sebagai upaya menekan angka kecelakaan yang melibatkan pelajar.

"Anak di bawah usia 17 tahun belum diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor. Kami hadir untuk memberikan pemahaman mengenai aturan lalu lintas sekaligus membangun kesadaran agar mereka menjaga keselamatan diri sendiri maupun orang lain," katanya.

Selain penyuluhan, Satlantas Polres Ciamis juga rutin melaksanakan patroli malam dan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang melibatkan pelajar dibawah umur, termasuk penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis dan pelanggaran lainnya.

Kepala sekolah SMPN 8 Ciamis, Asep Rusmawan mengapresiasi sinergi yang dibangun Dinas Pendidikan dan Polres Ciamis. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi penguatan bagi sekolah dalam menanamkan disiplin dan budaya tertib berlalu lintas kepada peserta didik.

Ia mengingatkan pentingnya keterlibatan orangtua dalam menjaga keselamatan anak.

"Kalau anak berangkat ke sekolah sebaiknya diantar. Jangan membiarkan mereka membawa sepeda motor sendiri, apalagi pada malam hari. Keselamatan anak adalah tanggungjawab kita bersama," katanya.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, sekolah, dan keluarga, diharapkan kesadaran tertib berlalulintas dikalangan pelajar semakin meningkat sehingga kasus kecelakaan yang melibatkan anak usia sekolah dapat dicegah sejak dini. (EDA)*


Post a Comment

0 Comments