CIAMIS,- Gelaran
Piala Dunia 2026 menjadi salahsatu cara untuk menggerakan ekonomi masyarakat
Kabupaten Ciamis. Pemerintah Kabupaten Ciamis berencana menggelar Nonton Bareng
(Nobar) Piala Dunia 2026 pada pertandingan pilihan.
Bupati
Ciamis, Dr H Herdiat Sunarya mengatakan, persiapan teknis kegiatan nobar saat
ini tengah dimatangkan. Selain menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, kegiatan
tersebut diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi para pelaku usaha
kecil dan pedagang di sekitar lokasi acara.
"Kami
akan melaksanakan nobar, tapi kita pilih pertandingan favorit yang menyedot
animo publik. Rencana ini sudah kita siapkan untuk memberi ruang hiburan
sekaligus menghidupkan ekonomi warga," katanya usai melantik engurus
Baznas Ciamis di Islamic Center Ciamis, Senin (22/6/2026).
Untuk
lokasi pelaksanaan, Pemkab Ciamis memilih kawasan depan Stadion Galuh sebagai
pusat kegiatan, lokasi tersebut dinilai lebih representatif dan aman
dibandingkan ruang publik lainnya.
Menurutnya,
selama kegiatan berlangsung akses jalan di depan stadion akan ditutup
sementara. Langkah itu dilakukan untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi
masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban.
"Kami
rencanakan di depan stadion dengan menutup akses jalan. Jalannya memang jarang
dilintasi kendaraan saat malam hari, jadi cukup aman. Kami menghindari
Alun-alun agar fasilitas publik di sana tetap terjaga dan tidak rusak,"
katanya.
Selain
menyiapkan ruang berkumpul bagi masyarakat, kegiatan nobar juga diproyeksikan
menjadi peluang bagi pelaku UMKM dan pedagang kaki lima untuk meningkatkan
pendapatan selama berlangsungnya turnamen sepak bola terbesar di dunia
tersebut.
Di
sela keterangannya, Herdiat juga mengungkapkan tim yang dijagokannya untuk
menjadi juara dunia tahun ini. Ia mengaku menjatuhkan pilihan kepada Spanyol
sebagai kandidat terkuat.
Meski
demikian, ia tidak menampik bahwa sejumlah tim lain, termasuk Jepang, memiliki
peluang besar untuk memberikan kejutan dalam persaingan menuju tangga juara.
"Jepang
memang berat, apalagi di pertandingan terakhir nanti. Tapi untuk juara, saya
pegang Spanyol," katanya.
Melalui
kegiatan nobar tersebut, Pemkab Ciamis berharap euforia Piala Dunia 2026 tidak
hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu mempererat kebersamaan
masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal di Kabupaten Ciamis. (EDA)*



0 Comments