Pengurus Baru Dilantik, Baznas Harus Lebih Baik Lagi

ciamiszone.id :

CIAMIS,- Pelantikan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis periode tahun 2026-2031 oleh Bupati Ciamis, Dr H Herdiat Sunarya dan dilanjutkan dengan rakor penguatan kompetensi Unit Pengumpul Zakat se Kabupaten Ciamis di Islamic Center Ciamis, Senin (22/06/2026).

Bupati Herdiat melantik 5 orang yang sudah lolos seleksi oleh pansel yaitu,

* Drs. H. Lili Miftah, M.BA. sebagai Ketua;

* Dr. H. Wasdi, M.Si. sebagai Wakil Ketua I;

* Drs. Syarif Nurhidayat, M.Si. sebagai Wakil Ketua II;

* H. Didin Sa’aduddin, S.Ag., M.Si. sebagai Wakil Ketua III;

* M. Fuad Perhani, S.Sos. sebagai Wakil Ketua IV.

Dijelaskan, pemilihan Ketua Baznas periode 2026-2031 merupakan murni hasil tes yang dilaksanakan oleh pansel.

“Karena ini betul-betul objektif, apa yang disaksikan bersama semua itu hasil seleksi yang dilaksnakan pansel tanpa intervensi pihak manapun,” kata Bupati.

Untuk kedepannya Bupati menginginkan Baznas Ciamis lebih objektif lagi dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Ciamis.

“Baznas Ciamis yang kemarin sudah baik, sekarang harus lebih baik lagi. Dengan kolaborasi dan kebersamaan, saya yakin Baznas Ciamis akan semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” katanya.

Herdiat mengingatkan, modal utama Baznas adalah kepercayaan masyarakat. Untuk itu seluruh pengurus harus menjaga transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah.

Kondisi Baznas Ciamis pada awal kepengurusan tahun 2019 masih menghadapi berbagai keterbatasan. Namun berkat kegigihan para pengurus dan dukungan UPZ hingga tingkat desa, Baznas Ciamis mampu berkembang pesat dan meraih berbagai prestasi.

“Kepercayaan masyarakat harus terus dijaga. Transparansi sekarang sudah didukung digitalisasi. Dengan pengelolaan yang profesional dan terbuka, masyarakat akan semakin percaya,” katanya.

Wakil Ketua I Baznas Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Ijang Faisal menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pimpinan yang baru dilantik.

Ia menegaskan, pelantikan bukan sekadar seremonial pergantian kepengurusan, melainkan awal dari pengabdian dan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada masyarakat maupun kepada Allah SWT.

“Zakat bukan hanya instrumen ibadah individual, tetapi juga instrumen pembangunan sosial dan ekonomi umat yang memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, memperkuat pendidikan, memberdayakan ekonomi masyarakat, hingga membantu penanganan kondisi darurat dan bencana,” katanya.

Menurutnya, Baznas harus hadir sebagai lembaga yang amanah, profesional, transparan, akuntabel, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (EDA)*


Post a Comment

0 Comments