ciamiszone.com :
CIAMIS,- Badan Narkotika
Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis memberikan penyuluhan Peningkatan Pencegahan
Bahaya Narkoba bagi Generasi Muda, sebagai upaya Pencegahan dan Pemberantasan
Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dalam
acara pelatihan fasilitator Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PWK) bagi generasi
muda se-Kabupaten Ciamis tahun 2015, yang digelar Kantor
Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kab. Ciamis di
Ballroom The Priangan Hotel Ciamis, Rabu-Kamis (19-20/08/15).
Sebanyak 78 unsur
generasi muda se-Kabupaten Ciamis yang juga
fasilitator PWK itu betujuan untuk peningkatan wawasan kebangsaan
dan ketahanan bangsa bagi generasi muda se-Kabupaten Ciamis.
Sebagai penanggungjawab, Kasi Bina
Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Kesbangpol
Kab. Ciamis, Wawan Heriawan, S.IP. MM., mengatakan,
tujuan dari pelatihan fasilitator PWK ini adalah untuk memberikan
pemahaman tentang nilai-nilai karakter bangsa dan wawasan kebangsaan,
memberikan motivasi untuk menumbuhkan rasa cinta dan rasa memiliki terhadap
bangsa dan negara, menghargai dan menghormati perbedaan serta motivasi untuk
menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
“Selain itu juga untuk
membentuk fasilitator-fasilitator dari kalangan generasi muda sebagai
kader-kader untuk memberikan pemahaman tentang karakter bangsa dan wawasan
kebangsaan kepada masyarakat
luas melalui sampul-sampul PWK di Kecamatan dan Desa di wilayah Kabupaten
Ciamis,” katanya.
Kepala
BNNK Ciamis, Drs. Dedy Mudyana, M.Si., berpesan kepada generasi
penerus bangsa agar dapat mewaspadai ancaman narkoba yang dewasa ini sangat
mengkhawatirkan, karena sifat jahat narkoba itu merambah ke wilayah dan status
sosial tanpa batas, tidak mengenal siapa dia, dimana dia, sebagai apa dia, jika
sudah kecanduan akan sulit keluar dari pengaruhnya.
“Adapun
strategi BNN dalam upaya menyikapi Indonesia darurat narkoba adalah mendorong
masyarakat menjadi imun narkotika, membantu korban penyalahguna agar pulih
kembali, dan memberantas jaringan peredaran gelap narkoba, tentunya hal ini
perlu dukungan dari semua pihak termasuk generasi muda agar berperanserta dalam
upaya P4GN,” tegasnya.
Menurut Dedy, generasi penerus bangsa yang sudah
terlanjur jatuh hati pada narkoba dan sulit melepaskan diri dari jeratan
narkoba, sehingga pemerintah mencanangkan Gerakan Rehabilitasi
100.000 pecandu narkoba.
“BNNK Ciamis mendapat kuota 500 orang untuk di
rehabilitasi baik medis maupun sosial secara gratis, untuk mensukseskan program
dimaksud dibutuhkan peran generasi muda sebagai motivator dan agen pembaharu di
masyarakat, mampu memberikan pemahaman kepada keluarga pecandu agar mau
direhabilitasi, hal ini pun sebagai bentuk tanggungjawab generasi muda akan
kecintaannya pada bangsa dan negara,” katanya.
Melalui
pelatihan fasilitator PWK, generasi muda Ciamis dapat meningkatkan kecintaannya
kepada tanah air dan bangsa yang tentunya dapat berprestasi dan memiliki pola hidup
sehat tanpa narkoba.***


0 Comments