CIAMIS,- Sebanyak
444 calon jemaah haji Ciamis tahun 1447 H/2026 M dilepas Bupati Ciamis H.
Herdiat Sunarya langsung di di Gedung K.H. Irfan Hielmy Islamic Center, Sabtu
(2/5/2026). Mereka akan diberangkatkan dari Bandara Internasional Kertajati, Majalengka,
3 Mei 2026 pukul 11.15 WIB.
Bupati
Ciamis, Dr H Herdiat Sunarya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat
bertatap muka dengan para calon tamu Allah yang akan menunaikan ibadah haji
tahun ini. Ia menegaskan, keberangkatan kali ini memiliki nilai historis bagi
Ciamis.
Kloter
15 JKT yang menjadi rombongan pertama asal Ciamis tidak hanya mengawali
pemberangkatan tahun ini, tetapi juga menjadi yang pertama kali diberangkatkan
melalui Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka.
“Ini
momentum istimewa bagi kita. Selain sebagai kloter pertama, juga pertama kalinya
diberangkatkan dari Bandara Kertajati, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,”
katanya.
Bupati
mengingatkan pentingnya kesiapan fisik dan mental, mengingat rangkaian ibadah
haji yang cukup padat serta perbedaan kondisi cuaca di Tanah Suci, dan calon jemaah agar menjaga kesehatan dengan
pola makan dan minum yang cukup.
“Ibadah
haji membutuhkan kondisi tubuh yang prima. Jaga kesehatan, perhatikan asupan
makan dan minum agar pelaksanaan ibadah berjalan lancar,” katanya.
Ia
juga mengingatkan agar para jemaah senantiasa mengikuti arahan petugas dan
tidak bepergian sendiri demi menjaga keselamatan selama di Arab Saudi.
Sementara
Ketua PPIH Kabupaten Ciamis, Saeful Uyun, dalam laporannya menyampaikan, tahun
ini terdapat dua kelompok terbang, yakni kloter 15 dan kloter 31. Untuk kloter
15, jumlah jemaah sebanyak 439 orang ditambah 5 petugas, sehingga total 444
orang.
Dilaporkan,
jemaah tertua berusia 81 tahun, sedangkan yang termuda berusia 17 tahun dari
pondok pesantren di Jatinegara.
Rencananya,
kloter 15 akan diberangkatkan dari Bandara Kertajati pada 3 Mei 2026 pukul
11.15 WIB, dengan jadwal kepulangan pada 12 Juni 2026 dan diperkirakan tiba
kembali di Kertajati pukul 06.20 WIB. (EDA)*





0 Comments