Unigal Tanamkan Konservasi Budaya kepada 1.772 Mahasiswa Baru


ciamiszone.id : 

CIAMIS,- Universitas Galuh Ciamis menjadikan langkah pelestarian atau konservasi budaya sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter ribuan mahasiswanya. Pada Tahun Akademik 2026/2027 ini, tercatat sebanyak 1.772 mahasiswa baru siap menimba ilmu dengan berbekal nilai-nilai keluhuran budaya lokal yang ditanamkan oleh pihak kampus.

​Pesan penting mengenai pelestarian budaya tersebut secara masif digaungkan melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Berlangsung selama tiga hari, yakni pada 15-17 September 2026, kegiatan ini mengusung tema besar “Membentuk Karakter Konservasi Budaya Menuju Kampus Berdampak”.

​Konservasi budaya yang dibawa oleh pihak kampus tentu tidak hanya sekadar menjadi tema pemanis kegiatan belaka. Secara nyata, nilai-nilai tersebut diperkenalkan langsung melalui kemeriahan rangkaian pembukaan acara yang menampilkan harmoni musik gamelan, paduan suara, hingga keindahan Tarian Galuh Rahayu.

​Rektor Universitas Galuh, Dr. Tita Rohita, S.Kep., Ners., M.M., M.Kep., menegaskan bahwa momentum pengenalan ini adalah fase krusial bagi perjalanan akademik para mahasiswa.

“PKKMB bukan sekadar kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk mengenal budaya akademik, nilai-nilai institusi, serta membangun karakter yang akan menjadi bekal selama menempuh pendidikan di Universitas Galuh,” kata Tita.


​Menariknya, konsep konservasi budaya yang ditanamkan oleh Unigal tersebut juga ditempatkan berdampingan dengan pesatnya perkembangan teknologi modern. Para mahasiswa baru tidak hanya diajak melestarikan tradisi, tetapi juga mendapatkan pembekalan intensif mengenai pemanfaatan artificial intelligence (AI) untuk mendukung kelancaran kegiatan akademik mereka.

​Selain kecerdasan buatan, edukasi mengenai etika dalam berkomunikasi menggunakan media sosial juga menjadi sorotan utama dalam materi pembekalan. Melalui pendekatan ganda ini, mahasiswa tidak hanya dikenalkan pada kemampuan beradaptasi di era digital, tetapi juga diarahkan untuk tetap memiliki kesadaran penuh terhadap identitas budayanya.

​Secara teknis, kegiatan PKKMB ini diikuti oleh perwakilan mahasiswa baru yang tersebar dari 25 program studi di lingkungan kampus. Pelaksanaan hari pertama dan kedua dipusatkan di Area Parkir Gedung Rektorat Universitas Galuh, sedangkan agenda hari ketiga diserahkan pada pelaksanaan di masing-masing fakultas.

​Ketua Panitia PKKMB Universitas Galuh, Dr. Ivan Sayid Nurahman, S.P., M.P., menyoroti pentingnya penanaman nilai-nilai institusi sejak hari pertama mahasiswa menginjakkan kaki di kampus. 

“Melalui PKKMB ini, kami ingin mahasiswa baru tidak hanya mengenal kampus secara fisik, tetapi juga memahami budaya akademik, nilai-nilai Universitas Galuh, kehidupan kemahasiswaan, serta memiliki karakter yang siap berkontribusi dan menghasilkan karya yang berdampak,” katanya.

​Pada akhirnya, semangat konservasi budaya ini diharapkan melekat erat sebagai bagian tak terpisahkan dari pembentukan karakter mahasiswa baru Unigal. Melalui tagline “Berkarakter dalam Budaya, Unggul dalam Berkarya”, kampus mengarahkan mahasiswanya untuk tidak sekadar mengejar kompetensi akademik, tetapi juga menjadikan budaya sebagai identitas dan pijakan dalam setiap karya mereka.(Eda)*

Post a Comment

0 Comments