Yayasan GSRS Dorong Masjid Jadi Pusat Pendidikan, Kemanusiaan, dan Pemberdayaan Umat




ciamiszone.id : CIAMIS,- Yayasan Galuh Saluyu Rahayu Sauyunan (GSRS) diresmikan oleh Sekretaris Daerah Ciamis, di Mesjid Besar Al Ikhlas Tonjong, Selasa (25/08/2026). Yayasan ini hadir dengan tiga misi utama, ada pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan umat.

Kehadiran yayasan tersebut diharapkan dapat menjadi akselerator dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, membangun kemandirian umat, serta mengembangkan potensi masjid sebagai pusat kegiatan masyarakat.

Abdul Hadi, Ketua Yayasan Galuh Saluyu Rahayu Sauyunan menyampaikan Salah satu fokus utama yayasan adalah mengubah masjid bukan hanya tempat untuk melaksanakan salat dan mengaji. Lebih dari itu, masjid diharapkan dapat menjadi basis pemberdayaan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi keagamaan, wawasan, sosial, maupun ekonomi.



“Masjid itu bukan lagi sekadar menjadi tempat untuk salat dan mengaji saja, tetapi bisa menjadi sebuah basis untuk memberikan manfaat kepada masyarakat dan melakukan pemberdayaan,” ujarnya.

Menurutnya, masjid memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan keluarga dan generasi muda. Berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat dapat direspons melalui kegiatan edukatif dan pembinaan yang melibatkan masjid sebagai pusatnya.

Ia juga menyoroti isu yang sedang ramai sekarang LGBT, masjid bisa menjadi salah satu sarana untuk filternya keluarga keluarga remaja bagaimana caranya supaya bisa terhindar dari perilaku seperti itu.

"Bagaimana sekarang teknologi AI sudah masuk e kita, jadikan pemuda itu harus melek teknologi Ai, dan berpikir bagaimana menjadi AI sebagai sarana media dakwah yang efektif. Yang bisa diterima semua kalanga," katanya.

Pendidikan jadi salah satu bagian pendidikan itu ada sebuah TPA yang kita coba kurikulumnya lebih inovatif kira-kira seperti itu nah masih ada banyak program-program lain lagi karena dari 3 misi itu.

"Yang menjadi perhatian adalah tantangan yang dihadapi keluarga dan remaja di tengah perubahan sosial. Masjid diharapkan dapat menjadi ruang edukasi bagi keluarga dan generasi muda agar memiliki pemahaman yang baik, kemampuan menyaring informasi, serta memiliki nilai-nilai yang kuat dalam menghadapi berbagai pengaruh lingkungan," pungkasnya.(Eda)*

Post a Comment

0 Comments