CIAMIS;- Pelatih kiper PSGC Ciamis, Eddy Harto mulai menjalankan tugasnya
setelah resmi bergabung dengan tim berjuluk Laskar Singacala. Meski baru tiba
dan menjalani latihan perdana, ia mengaku siap membantu manajemen memenuhi
target yang telah ditetapkan untuk musim ini.
“Seperti biasa, rutin saya melatih di klub-klub lainnya. Tapi yang
jelas, dengan ke sini saya juga berterima kasih dapat telepon dari mereka. Saya
juga bersyukur,” ujar sang pelatih, Jumat (21/08/2026).
Menurutnya, manajemen PSGC memiliki target yang harus dikejar.
Karena itu, dirinya akan berusaha mempersiapkan para penjaga gawang yang
tersedia sebaik mungkin.
Terkait kemungkinan mendatangkan kiper tambahan, ia mengaku belum
berkomunikasi lebih jauh dengan manajemen. Pasalnya, dirinya baru tiba dan baru
menjalani latihan bersama tim.
“Saya belum tahu, saya belum komunikasi sama manajemen. Karena saya
baru datang kemarin. Baru ini saya turun,” katanya.
Saat ini PSGC memiliki tiga penjaga gawang. Ia memastikan ketiganya
akan diberdayakan sembari tetap berharap manajemen bisa mendatangkan satu kiper
tambahan.
Jika terealisasi, PSG Ciamis akan memiliki empat penjaga gawang
untuk menghadapi kompetisi mendatang.
Mengenai kiper yang sudah lebih dulu dikontrak manajemen, ia
mengaku akan menerima kondisi tersebut dan menyiapkan pemain yang ada.
“Saya kemarin kiper sudah ada. Jadi, saya juga belum tahu sudah
dikontrak atau belum. Tapi apa pun itu, saya harus terima. Saya harus siapkan,”
tuturnya.
Eddy uga memiliki pengalaman panjang sebagai penjaga gawang. Ia
pernah memperkuat Tim Nasional Indonesia pada 1983 dalam ajang di Malaysia.
Saat itu, ia masih menjadi pemain termuda dan berstatus sebagai kiper cadangan.
“Saya pertama Timnas tahun 1983, tapi masih cadangan. Itu di
Malaysia, tahun 1983,” ungkapnya.
Ia juga menyebut sejumlah nama yang menjadi seniornya ketika berada
di Timnas, termasuk Junaidi Abdillah dan Purwono. (Eda)*



0 Comments