Periode Baru, KAHMI Ciamis Programkan Bangun Perguruan Tinggi


ciamiszone.id :

CIAMIS,- Memasuki kepengurusan periode 2026–2031, Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Ciamis memprogramkan perintisan pendirian perguruan tinggi sebagai salah satu agenda strategis organisasi. Langkah tersebut menjadi program utama kepengurusan baru yang dilantik di Aula Wretikandayun, Pusat Budaya Karangkamulyan, Ciamis, Minggu (19/7/2026).

Pelantikan yang mengusung tema "Ka Handap Akaran, Ka Luhur Sirungan" itu tidak hanya menjadi seremonial pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum memperkuat konsolidasi organisasi dan potensi alumni.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, MD KAHMI Ciamis juga menghadirkan Gelar Juang, sebuah ruang yang mempertemukan berbagai potensi alumni dari berbagai bidang.

Koordinator Presidium MD KAHMI Ciamis periode 2026–2031, Dafid Firdaus mengatakan, esensi Gelar Juang tidak hanya terletak pada aktivitas ekonomi, tetapi juga pada upaya membangun jejaring dan kolaborasi antarsesama alumni.

"Yang dipertemukan bukan hanya barang dan jasa, tetapi juga gagasan, pengalaman, dan kemungkinan kolaborasi," katanya.

Selain konsolidasi organisasi, kepengurusan baru juga menetapkan perintisan pendirian perguruan tinggi sebagai program kerja prioritas.

"Ini amanat satu periode untuk merintis mendirikan perguruan tinggi. Tidak tahu apakah nanti langsung universitas, institut, atau sekolah tinggi. Yang jelas, kami ingin mengisi kekosongan program studi yang belum ada di Universitas Galuh maupun Universitas Darussalam," kata Dafid.

Ia menegaskan, rencana tersebut bukan untuk bersaing dengan perguruan tinggi yang telah ada, melainkan melengkapi kebutuhan pendidikan tinggi di Kabupaten Ciamis.

"Bukan menjadi pesaing, tetapi mengisi kekosongan program studi yang belum tersedia di kampus-kampus yang sudah ada di Ciamis," tegasnya.

Sebagai langkah awal, KAHMI akan membentuk yayasan yang menjadi badan hukum pendirian perguruan tinggi, sebelum menyiapkan tim, lahan, dan seluruh persyaratan pendirian.

"Tahun ini mungkin pendirian yayasan, apakah nanti Yayasan Insan Cita atau nama lainnya akan kami rembugkan bersama. Setelah itu mempersiapkan tim pendirian dan menyiapkan lahan," jelasnya.

Dafid menilai, perintisan perguruan tinggi dari nol akan menjadi tonggak baru bagi KAHMI Ciamis.

"Ya, program kerja utamanya itu. Kebetulan sejauh ini belum ada yang merintis perguruan tinggi dari nol. Kalau yang menjadi pimpinan perguruan tinggi sudah banyak, tapi yang membangun dari nol itu belum ada," katanya.

Menurutnya, pelantikan kali ini dimaknai sebagai ikhtiar meneguhkan kembali peran KAHMI sebagai rumah bersama bagi seluruh alumni HMI.

"Pelantikan Majelis Daerah KAHMI Kabupaten Ciamis kali ini tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian kepengurusan. Ini menjadi momentum untuk meneguhkan kembali kesadaran organisasi ini adalah rumah bersama yang harus dirawat dengan rasa memiliki, persaudaraan, dan tanggung jawab kolektif," katanya.

Menurut Dafid, tema "Ka Handap Akaran, Ka Luhur Sirungan" mengajak seluruh alumni untuk tetap berakar pada nilai-nilai perjuangan, keilmuan, keislaman, dan pengabdian yang menjadi fondasi perjalanan HMI dan KAHMI.

"Pada saat yang sama, kita ditantang untuk terus melahirkan sirung-sirung baru berupa gagasan, karya, lembaga, dan kemanfaatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat hari ini," katanya.

"Gelar Juang dihadirkan bukan sekadar sebagai tempat memajang produk atau layanan, tapi ruang untuk memperkenalkan jejak perjuangan para alumni, usaha yang dirintis dengan kerja keras, lembaga pendidikan yang dibangun dengan kesabaran, media yang mengabdi pada informasi publik, hingga berbagai ikhtiar pemberdayaan yang tumbuh dari pengalaman kaderisasi yang sama," jelasnya. (EDA)*


Post a Comment

0 Comments