ciamiszone.id :

CIAMIS,- Untuk mengembangkan dan pembentukan karakter generasi muda, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Darussalam menggelar UID Cup Futsal 2026 tingkat SLTA sederajat di Gelanggang Galuh Taruna (GGT) Ciamis, Kamis (21/05/2026).

Kegiatan yang digagas Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UID tersebut diikuti oleh 32 tim. Tingginya antusiasme peserta membuat sejumlah sekolah lainnya tidak mendapatkan kuota karena keterbatasan jumlah tim.

Wakil Rektor II UID, Dr. Ahmad Nabil Atoillah mengatakan, pihak kampus selalu mendorong pengurus BEM setiap tahunnya untuk menghadirkan kegiatan baru yang belum pernah digelar sebelumnya.

Menurutnya, UID Cup Futsal dipilih sebagai kegiatan pamungkas kepengurusan BEM dengan tujuan mempererat tali silaturahmi antar pelajar di Kabupaten Ciamis. Selain mengejar prestasi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang interaksi positif antar sekolah.

“Tidak hanya prestasi saja, tetapi juga bagaimana antar sekolah di Kabupaten Ciamis bisa saling bersilaturahmi,” katanya.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana promosi kampus dalam penerimaan mahasiswa baru. Bahkan beberapa juara nantinya akan memperoleh beasiswa dari Yayasan UID.

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Ciamis, Dr Dian Budiyana mengapresiasi langkah UID dalam mendukung pembinaan olahraga di daerah.

Menurutnya, pembinaan prestasi bukan hanya menjadi tugas pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

“Terbukti hari ini kita bisa menyaksikan sebuah kegiatan positif yang digagas UID dan digerakkan melalui BEM. Ini sangat berkontribusi kepada pemerintah daerah dan mendapat apresiasi dari Bupati Ciamis,” katanya.

Ia menilai kegiatan seperti UID Cup dapat menjadi wadah pencarian bibit atlet potensial untuk memperkuat berbagai event olahraga di bawah naungan AFKAB Kabupaten Ciamis.

“Kita ingin membuat bank atlet. Ketika banyak atlet berprestasi, kita tinggal mengambil dari bank atlet itu, maka mereka bisa direkrut sesuai kategorinya dan nantinya tinggal dilakukan pembinaan,” jelasnya.

Dian berharap turnamen tersebut dapat terus berlanjut karena dinilai memberikan manfaat besar bagi kampus, pemerintah daerah, maupun atlet itu sendiri.

“Tidak hanya berlatih, para atlet juga memiliki kesempatan membuktikan hasil latihan mereka dalam event resmi,” pungkasnya. (EDA)*