CIAMIS,- Seiring
berkembangnya era digitalisasi, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)
dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H Asep Rahmat membagikan masing-masing
1 unit laptop dan printernya untuk Tim Penggerak Posyandu di Desa Jelat dan
Desa Pusakanagara, Kecamatan Baregbeg, Kamis (29/01/2026).
Menurut
Asep, pembagian ini adalah bentuk kepedulian terhadap Tim Penggerak Posyandu
yang berada di wilayah Desa Jelat dan Desa Pusakanagara.
"Untuk
mencapai generasi emas tentu kita harus bersama-sama berkolaborasi demi
terciptanya desa digital yang sempurna," katanya.
Selain
itu, Asep juga menjelaskan, pembagian laptop ini dalam rangka menunjang program
nasional untuk mencetak generasi emas.
"Pembagian
laptop dan printer ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya agar menjadi
kader yang handal dan berkualitas, jadi nantinya bisa bersaing dengan kader
lain," tegasnya.
Diakuinya,
dengan era perkembangan zaman yang sudah serba digital itu merupakan suatu
alasan kenapa membagikan laptop dan printer. Bukan hanya TP Posyandu Desa Jelat
dan Pusakanagara saja tetapi juga Desa Karang Ampel dan Sukamulya menyusul.
"Di
era digitalisasi ini, TP Posyandu sangat memerlukan sekali laptop dan printer
untuk menyusun program-program dan yang lainnya. Laptop dan printer ini dari anggaran
pribadi, tidak terkait dengan APBD atau hibah lainnya," katanya.
Euis
Susanti, penerima manfaat di Desa Jelat sangat bersyukur dengan adanya
pembagian laptop dan printer. Menurutnya, laptop dan printer ini sangat cocok
untuk membuat laporan atau menyimpan file.
*Terimakasih
kepada Pa H Asep yang telah memfasilitasi peralatan bagi TP Posyandu Desa
Jelat, mudah-mudahan bisa digunakan dengan baik dan bermanfaat bagi
semuanya," kata Euis.
Sementara
Kader Posyandu Desa Pusakanagara, Desi Suryani mengatakan, laptop dan printer
ini sangat dibutuhkan oleh TP Posyandu untuk menyusun program atau hanya
sekedar mencatat laporan.
"Kami
sangat membutuhkan sekali alat alat ini, disamping penyusunan program, itu bisa
digunakan untuk pelaksanaan dan penyimpanan dokumentasi, lalu laporan itu saya
mengharapkan kompetensi kader posyandu meningkat dengan belajar bersama,
minimal untuk mencatat laporan," katanya. (EDA)*






0 Comments