ciamiszone.com :
CIAMIS,- Melalui Pemusatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Pusdiklatsar), seluruh
anggota Paskibra dari berbagai tingkatan dapat memiliki sikap terampil menolak
narkoba, baik menyalahgunakan maupun mengedarkan, lebih jauhnya dapat menjadi
kader anti narkoba di lingkungannya masing-masing.
Hal itu diungkapkan narasumber BNN Kab. Ciamis, Suhendi,
SH., dalam Pusdiklatsar Tingkat SLTA se-Kabupaten Ciamis, di SMKN 2 Ciamis,
Senin (22/06/15).
Hendi mengajak seluruh anggota Paskibra agar peduli
terhadap sesama, memiliki kepekaan sosial yang tinggi, disiplin, dan taat
aturan yang tentunya tidak terlibat dari permasalahan narkoba.
Dijelaskannya, salah satu ancaman masa kini dan masa
depan generasi penerus bangsa adalah penyalahgunaan dan peredaran gelap
narkoba, yang dewasa ini kian marak dan kondisi Indonesia saat ini darurat
narkoba, sebagai anggota Paskibra harus menjadi pelopor serta terdepan dalam
menyuarakan anti narkoba di lingkungannya masing-masing, sehingga menjadi
teladan bagi generasi muda lainnya.
Sementara Kepala Bidang Pengembangan Organisasi Purna
Paskibra Indonesia (PPI) Kabupaten Ciamis Farid Zulfikar mengakui, dalam rangka
pembinaan terhadap generasi muda khususnya kalangan pelajar perlu adanya pembinaan
yang mengarahkan dan memotivasi hal yang positif terhadap perkembangan generasi
muda.
“Sehingga perlu adanya upaya yang terarah dan terprogram
melalui jalur pembinaan kesiswaan dengan harapan mampu menghasilkan generasi
muda yang berkepribadian, berbudi pekerti luhur, berjiwa patriotisme, idealis,
mandiri, terampil, dan kreatif sebagai kader penerus perjuangan bangsa,”
katanya.
Menurut Farid, salah satu upaya membangun kepribadian
yang baik dikalangan generasi muda, yaitu melalui kegiatan Pasukan Pengibar
Bendera (Paskibra) dengan maksud dan tujuan untuk membentuk generasi muda
khususnya kalangan pelajar yang memiliki kredibilitas yang tinggi terhadap
Pembinaan Generasi Muda khususnya di lingkungan sekolah maupun masyarakat, juga
untuk mempersiapkan kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional
yang terampil, berkepribadian, berbudi pekerti luhur, berjiwa patriotisme,
idealis, mandiri, terampil dan kreatif.
“Pusdiklatsar Paskibra Tingkat SLTA se-Kabupaten Ciamis
ini diikuti oleh 413 siswa dari 38 sekolah yang dilaksanakan selama 3 hari 2
malam yang nantinya akan dikukuhkan menjadi anggota Paskibra Kabupaten Ciamis dengan
materi pengenalan Paskibra sekolah, makna arti lambang Paskibra Kabupaten
Ciamis, teori dan aplikasi sikap Paskibra, tatakrama dan sopan santun, peraturan
baris berbaris (PBB), tata upacara bendera (TUB), lipat bentang bendera serta
teknik penaikan dan penurunan bendera, dan lagu-lagu khas Paskibra,” katanya.
Menurut Farid, dalam Pusdiklatsar tersebut selain mengdihadirkan
narasumber dari BNNK juga ada pemateri tambahan dari unsur Kepolisian dan
Dikbud.
“Sebelumnya kami pun telah menggelar kegiatan yang sama
untuk tingkat SLTP se-Kabupaten Ciamis yang diikuti oleh 401 siswa dari 37
sekolah pada Minggu (14/06/15) di wilayah masing-masing,” tambahnya.***


0 Comments