ciamiszone.com :
BNNK CIAMIS,- Badan Narkotika Basional Kabupaten
(BNNK) Ciamis, menggelar Penyuluhan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan
dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di lingkungan Pendidikan, di Aula SMAN
3 Banjar, Rabu (13/05/2015).
Sebanyak sebanyak 100 siswa perwakilan dari SMAN
3 dan SMAN 1 Banjar, sebagai sekolah yang merupakan perwakilan dari Kota Banjar
untuk mengikuti Lomba Aksi Sekolah Bersih Narkoba (ASBN) di wilayah IV-A Jabar
yang meliputi Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar dan
Kabupaten Pangandaran.
Kepala Seksi Rehabilitasi Aris
Nuryana, S.Sos, menjelaskan, ASBN
adalah suatu program yang berisi serangkaian kegiatan yang ditujukan pada
terciptanya kondisi lingkungan sekolah yang terbebas dari penyalahgunaan dan
peredaran gelap narkoba. Serangkaian kegiatan dimaksud menggambarkan upaya
sekolah dalam mewujudkan lingkungan sekolah bersih narkoba yang melibatkan
seluruh komponen di sekolah.
Kreatifitas sekolah dalam ASBN
sangat penting, seperti halnya branding pesan anti narkoba, pembentukkan dan
pelatihan satgas/kader, informasi bahaya narkoba baik melalui sosialisasi,
penyuluhan, dan seminar, dan yang tidak kalah pentingnya adalah adanya
kebijakan kepala sekolah tentang upaya P4GN sebagai ketetapan.
Narasumber selanjutnya dari BNNK Ciamis, Suhendi, SH mengajak
kepada para siswa agar tetap menjaga penampilan, karena jika pelajar sudah
tergoda dengan narkoba akan merusak penampilan,
yang tentunya dapat merusak tatanan masa depan yang dicita-citakan.
Siswa pun dituntut memiliki kreatifitas
baik di dalam maupun di luar sekolah, mengingat karateristik remaja pada siswa
yang ingin serba mencoba, terpengaruh oleh pihak luar, emosional labil, tidak
suka menunggu, ditambah tidak dalam pengawasan orang tua, hal inipun merupakan
kondisi rentan dari ancaman narkoba, oleh sebabnya melalui kreatifitas siswa
baik di dalam maupun di luar akademik termasuk ekstra kulikuler dapat membentuk
kepribadian yang mandiri dan bertanggungjawab.
Diharapkan, melalui penyuluhan P4GN ini para
siswa memiliki pengetahuan, pemahaman, kesadaran serta terampil menolak baik
menyalahgunakan maupun mengedarkan narkoba, hal ini sebagai upaya imunitas bagi
para siswa dari ancaman narkoba.***


0 Comments