Coretan Warna Lansia Ramaikan Festival Literasi Ciamis


ciamiszone.id : 

CIAMIS,- Suasana Festival Literasi Kabupaten Ciamis 2026 mendadak penuh dengan kehangatan, Biasanya Festival Literasi hanya didominasi oleh deretan buku bacaan dan diskusi anak muda, halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dinpusip) Ciamis justru diwarnai oleh aksi puluhan warga lanjut usia (lansia), Selasa (22/09/2026).

​Mereka tidak sedang membedah karya sastra yang berat, melainkan memegang pensil warna dengan tangan yang mulai keriput namun tetap telaten. Puluhan kakek dan nenek ini rupanya tengah mengikuti lomba mewarnai, sebuah kegiatan yang diselipkan panitia sebagai bentuk terapi kebahagiaan sekaligus bukti nyata bahwa ruang literasi adalah milik semua usia tanpa terkecuali.

​Di antara jejeran peserta yang tengah fokus menorehkan ragam warna di atas kertas, Oom Hermawati (64), seorang peserta didik dari Sekolah Lansia Wangsadijaya. Ia datang bersama sembilan rekan sebayanya dari Kecamatan Cijeungjing untuk merasakan langsung euforia perayaan festival tahunan tersebut.

​Bagi Oom, berkreasi dengan pensil warna di tengah keramaian festival memberikan sensasi kebebasan yang menyegarkan pikiran dan mengusir kepenatan.
“Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bisa menambah pengetahuan dan membuat kami lebih enjoy daripada hanya di rumah,” ungkap Oom dengan wajah semringah.


​Ia menuturkan bahwa rombongannya menyambut tantangan lomba ini dengan energi positif yang tak kalah dari anak-anak muda. “Kami sangat antusias mengikuti kegiatan mewarnai. Mudah-mudahan kami selalu diberi kesehatan, tetap semangat dan selalu bahagia,” tambahnya.

​Kepala Sekolah Lansia Wangsadijaya, Aam mengatakan indahnya paduan warna yang dihasilkan para lansia tersebut, terselip sebuah fakta menarik yang diungkapkan oleh Karya-karya visual yang ditorehkan oleh kesepuluh pesertanya, yang seluruhnya berusia di atas 60 tahun itu, murni lahir dari insting seni alami mereka, bukan dari latihan rutin.

​“Untuk mewarnai ini belum pernah menjadi pembelajaran. Jadi mereka mengandalkan kreativitas dan insting masing-masing. Alhamdulillah hasilnya bagus-bagus,” jelas Aam saat mengawal para peserta didiknya merampungkan karya mereka.

​Aam pun menekankan bahwa pelibatan kaum usia senja dalam acara publik semacam ini sangat krusial untuk menjaga kualitas hidup dan kesehatan mental mereka. “Harapan saya, lansia terus diperhatikan. Tujuan saya ingin membahagiakan para lansia. Karena itu kami membawa tema Lansia Wangsadijaya SMART, supaya para lansia selalu bahagia,” pungkasnya.(Eda)*

Post a Comment

0 Comments